Sup atau sop: hidangan berkuah yang hangat
Sup adalah makanan berkuah yang dimasak dari daging, ikan, atau sayuran dengan air atau kaldu.
Di meja makan, sup adalah hidangan yang menghangatkan badan. Bahasa Indonesia mengenal dua ejaan, sup dan sop, dan keduanya menunjuk pada kuah bening berisi sayur atau daging. Kata ini diserap dari bahasa Belanda *soep*.
- Makanan berkuah dari air atau kaldu. *Ibu memasak sup ayam untuk makan siang.*
- Hidangan pembuka dalam jamuan. *Sup jagung disajikan sebelum hidangan utama.*
- Masakan kuah yang dimakan bersama nasi. *Sup sayur cocok dimakan dengan nasi putih hangat.*
Bentuk kata
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| sup | hidangan berkuah | Sup panas. |
| sup ayam | sup dengan daging ayam | Sup ayam jahe. |
| sup buntut | sup dari ekor sapi | Sup buntut bakar. |
| sup sayur | sup berisi sayuran | Sup sayur sehat. |
| sup krim | sup kental dengan susu | Sup krim jamur. |
Contoh dalam kalimat
- Anak itu menghabiskan semangkuk sup hangat.Kalimat dasar; sup tidak berubah bentuk.
- Pelayan menyajikan sup jagung sebagai hidangan pembuka.Konteks restoran.
- Sup buntut adalah menu favorit keluarga kami.Nama masakan ditulis dengan huruf kecil.
Sup, sop, dan bahan-bahannya
- Ejaan: KBBI memuat sup dan sop; sop lebih umum untuk masakan rumah, sedangkan sup sering dipakai di restoran.
- Bahan: sayur seperti wortel dan kentang, ditambah daging atau ikan.
- Bumbu: biasanya hanya dibumbui garam, lada, bawang, dan daun seledri.
- Wadah: sup biasanya dimasak dalam panci besar.
Apakah sup dan soto sama?
Tidak. Soto berkuah lebih kaya rempah dan khas Indonesia, sedangkan sup biasanya berkuah bening dan ringan.
Mengapa sup baik saat sakit?
Kuahnya hangat dan mudah ditelan, sehingga nyaman bagi orang yang kurang berselera makan.