Maaf: kata kecil yang menenangkan
Maaf adalah pernyataan menyesal atas kesalahan, sekaligus pengampunan yang diberikan kepada orang yang bersalah.
Hanya lima huruf, tetapi maaf mampu mengakhiri pertengkaran. Kata maaf berasal dari bahasa Arab dan mengandung dua arah: meminta ampun dan memberi ampun. Orang yang bersalah berkata “maaf”, dan orang yang disakiti berkata “aku maafkan”. Pertukaran sederhana itu menjaga hubungan tetap hangat.
- Ungkapan penyesalan. *Maaf, saya terlambat.*
- Pengampunan. *Dia sudah memberi maaf kepada adiknya.*
- Pembuka permintaan sopan. *Maaf, boleh saya lewat?*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Makna | Contoh |
|---|---|---|
| maaf | ampun atau penyesalan | Maaf, aku keliru. |
| memaafkan | memberi ampun | Ibu memaafkannya. |
| dimaafkan | diberi ampun | Kesalahan itu dimaafkan. |
| pemaaf | orang yang mudah memaafkan | Kakak sangat pemaaf. |
| bermaaf-maafan | saling memaafkan | Kami bermaaf-maafan saat Lebaran. |
Contoh dalam kalimat
- Maaf, kamu duduk di kursiku.Maaf sebagai pembuka teguran yang sopan.
- Saya minta maaf atas keterlambatan ini.Bentuk formal permintaan maaf.
- Dia memaafkan temannya dengan lapang dada.Memaafkan dipakai pada pihak yang disakiti.
Maaf, permisi, dan ampun
Ketiga kata ini bertetangga, tetapi tugasnya berbeda. Maaf dipakai saat bersalah atau mengganggu; permisi dipakai ketika hendak lewat atau meminta izin; sementara ampun bermakna lebih kuat, yaitu memohon belas kasihan. Dalam tradisi Lebaran, orang mengucapkan “mohon maaf lahir dan batin” dan bermaaf-maafan, sebuah budaya yang menyatukan keluarga. Ejaan bakunya tetap *maaf* dengan dua huruf a, dan tidak boleh disingkat menjadi maf dalam tulisan formal.
Apa bedanya maaf dan permisi?
Maaf untuk menyatakan penyesalan atau mengawali koreksi; permisi untuk meminta izin lewat atau masuk.
Apakah boleh menulis maap?
Maap hanya muncul di percakapan santai. Dalam tulisan baku, gunakan maaf.