Jasa: perbuatan berharga dan layanan berbayar
Jasa berarti perbuatan baik yang berguna bagi orang lain, sekaligus layanan yang diberikan dengan imbalan.
Jasa punya dua wajah dalam bahasa kita. Di satu sisi ia adalah budi dan pengorbanan yang patut dihargai; di sisi lain ia adalah layanan yang dibayar, seperti jasa pengiriman. Kata ini berasal dari bahasa Sanskerta dan sudah lama menjadi bagian dari kosakata baku.
- Perbuatan baik yang bermanfaat. *Jasa para pejuang tidak akan terlupakan.*
- Layanan yang dibayar. *Perusahaan itu bergerak di bidang jasa.*
- Imbalan atas layanan. *Berapa tarif jasa fotografer itu?*
Turunan kata
| Bentuk | Kelas kata | Arti |
|---|---|---|
| jasa | nomina | perbuatan berguna; layanan |
| berjasa | adjektiva | memiliki jasa |
| jasa-jasa | nomina | banyak perbuatan baik |
| balas jasa | frasa | membalas budi |
| tanda jasa | frasa | penghargaan resmi |
| jasa boga | frasa | usaha penyedia makanan |
Contoh kalimat
- Beliau sangat berjasa bagi desa kami.Berjasa adalah adjektiva, tidak perlu dilengkapi "banyak".
- Kami memakai jasa kurir untuk mengirim paket.Pemakaian ekonomi: layanan yang dibeli.
- Anak itu ingin membalas jasa orang tuanya.Ungkapan hormat dalam keluarga.
Jasa, layanan, dan upah
Dalam dunia usaha, jasa dibedakan dari barang karena tidak dapat disimpan. Bandingkan dengan layanan, yang lebih menekankan proses melayani, dan upah, yaitu bayaran yang diterima pekerja. Ada juga ungkapan *tanpa tanda jasa* untuk orang yang berbuat baik tanpa mengharapkan penghargaan, misalnya guru. Penghargaan sejati bagi mereka adalah rasa terima kasih.
Apa bedanya jasa dan budi?
Jasa lebih menekankan perbuatannya, budi lebih menekankan kebaikan hati yang melatarbelakanginya.
Apakah jasa selalu berbayar?
Tidak. Jasa dalam arti perbuatan baik bisa diberikan tanpa imbalan.