Permisi: kata sopan untuk lewat dan berpamitan
Permisi adalah ucapan sopan untuk meminta izin, misalnya saat lewat di depan orang, masuk ke rumah, atau berpamitan. Kata ini juga berarti izin.
Permisi adalah salah satu kata pertama yang perlu kamu kuasai agar terdengar sopan dalam bahasa Indonesia. Kamu mengucapkannya ketika lewat di depan orang, mengetuk pintu, atau hendak pamit. Satu kata permisi bisa membuka pintu yang tertutup dan meredakan wajah yang masam. Dalam ragam tulis, maknanya setara dengan meminta izin.
- Ucapan meminta izin untuk lewat atau masuk. *Permisi, saya mau lewat.*
- Ucapan saat berpamitan. *Permisi dulu, Bu, saya pulang.*
- Izin untuk meninggalkan tempat (nomina). *Ia minta permisi kepada guru.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Kelas kata | Arti |
|---|---|---|
| permisi | interjeksi/nomina | ucapan izin; izin |
| berpermisi | verba | meminta izin |
| minta permisi | frasa verba | meminta izin pergi atau lewat |
| permisif | adjektiva | serba membolehkan |
| tanpa permisi | frasa | tanpa meminta izin |
Contoh dalam kalimat
- Permisi, apakah kursi ini kosong?Dipakai untuk menarik perhatian orang dengan sopan.
- Permisi, Pak, numpang tanya.Ungkapan khas percakapan saat bertanya kepada orang asing.
- Ia masuk tanpa permisi.Tanpa permisi berarti tidak sopan karena tidak meminta izin.
Asal kata dan bedanya dengan maaf
Permisi diserap dari bahasa Belanda *permissie*, artinya izin. Dalam pemakaian, kata ini sering tumpang tindih dengan *maaf*, tetapi fungsinya berbeda. Permisi dipakai sebelum melakukan sesuatu yang mungkin mengganggu, misalnya lewat atau masuk. Maaf dipakai setelah atau ketika sudah merepotkan orang lain. Adapun *permisif* berarti terlalu membolehkan, misalnya pola asuh yang permisif, dan tidak berkaitan dengan sopan santun.
Kapan memakai permisi dan kapan maaf?
Permisi sebelum mengganggu, maaf ketika sudah mengganggu atau berbuat salah.
Apa arti permisif?
Serba membolehkan atau terlalu longgar terhadap aturan.