Risiko, bukan resiko: ejaan yang benar
Risiko adalah kemungkinan terjadinya akibat buruk atau kerugian sebagai konsekuensi dari suatu tindakan atau keadaan.
Kata risiko sering salah ditulis. Ejaan baku menurut KBBI adalah risiko, dengan huruf i di suku kata pertama, bukan resiko. Maknanya adalah kemungkinan akibat yang kurang baik. Setiap tindakan punya risiko, misalnya naik sepeda tanpa helm atau menaruh uang pada usaha baru. Kata yang berlawanan arah adalah untung, meski di dunia nyata keduanya sering datang bersama.
- Kemungkinan akibat buruk. *Setiap pekerjaan memiliki risiko.*
- Akibat dari tindakan tertentu. *Dia menanggung risiko kegagalan.*
- Kemungkinan rugi dalam keuangan. *Investasi saham berisiko tinggi.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| risiko | kemungkinan akibat buruk | risiko kecil |
| berisiko | mengandung risiko | olahraga berisiko |
| mengambil risiko | berani menghadapi akibat | siap mengambil risiko |
| menanggung risiko | menerima akibat | menanggung risiko usaha |
| manajemen risiko | pengelolaan risiko | rapat manajemen risiko |
Contoh dalam kalimat
- Mendaki tanpa persiapan berisiko membahayakan.Berisiko berfungsi sebagai kata sifat.
- Dia siap menanggung risiko apa pun.Menanggung adalah pasangan kata umum.
- Perusahaan menyusun rencana untuk mengurangi risiko.Risiko dalam dunia usaha.
Risiko atau resiko?
- Risiko berasal dari bahasa Belanda *risico*, yang berasal dari bahasa Italia.
- Ejaan resiko tidak baku, tetapi sangat sering muncul karena pengaruh lafal.
- Ejaan yang sama berlaku pada risiko tinggi, risiko rendah, dan berisiko.
- Padanan lain yang kadang dipakai adalah bahaya atau kemungkinan rugi.
- Ungkapan berani mengambil risiko memuji keberanian, tetapi tetap perlu disertai perhitungan.
Mana yang benar, risiko atau resiko?
Risiko. Bentuk resiko adalah ejaan yang tidak baku.
Apa beda risiko dan bahaya?
Bahaya adalah keadaan yang dapat mencelakakan, sedangkan risiko adalah kemungkinan akibat buruk itu terjadi.