Nasib dan takdir: apa yang dialami setiap orang
Nasib adalah segala sesuatu yang dialami seseorang dalam hidup, yang dianggap sebagai ketentuan yang sudah digariskan.
Nasib adalah kata yang kita pakai ketika membicarakan untung dan rugi dalam hidup. Orang yang mengatakan 'itu sudah nasibku' biasanya menerima keadaan, tetapi orang yang mengubah nasib berusaha mengubahnya. Karena itu nasib sering dikaitkan dengan usaha.
- Keadaan yang dialami seseorang. *Nasibnya berubah setelah pindah kota.*
- Kondisi baik atau buruk yang menimpa. *Nasib malang menimpa keluarga itu.*
- Ketentuan hidup yang diyakini sudah ada. *Dia pasrah pada nasib.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| nasib | keadaan hidup | nasib baik |
| bernasib | memiliki nasib tertentu | bernasib malang |
| mengadu nasib | mencoba peruntungan | mengadu nasib di kota |
| senasib | mengalami nasib sama | kita senasib |
| nasib sial | keadaan buruk | nasib sial hari ini |
Nasib dalam kalimat
- Nasib petani sangat bergantung pada cuaca.Kalimat sosial; nasib berarti keadaan hidup.
- Mereka senasib karena sama-sama kehilangan rumah.Senasib menyatakan pengalaman yang sama.
- Dia bernasib baik dan lulus tanpa ulangan.Bernasib memuat kata sifat setelahnya.
Nasib, takdir, dan untung
- Nasib adalah yang dialami, takdir adalah ketentuan yang diyakini berasal dari Tuhan, dan untung adalah keberuntungan sesaat.
- Asal kata. Nasib diserap dari bahasa Arab *nasib*, yang berarti bagian atau jatah.
- Ungkapan. *Mengadu nasib* berarti mencoba peruntungan di tempat baru.
Apa beda nasib dan takdir?
Takdir adalah ketentuan yang diyakini berasal dari Tuhan, sedangkan nasib adalah keadaan yang akhirnya dialami.
Apa arti mengadu nasib?
Mencoba peruntungan, misalnya merantau ke kota untuk mencari kerja.
Apakah nasib bisa diubah?
Banyak orang percaya nasib bisa diubah melalui usaha dan doa, tetapi sebagian lagi menerimanya sebagai ketentuan yang tak dapat ditolak.