Janji: kata yang mengikat, dari ucapan sampai perjanjian
Janji adalah ucapan yang menyatakan kesediaan atau kesanggupan untuk berbuat sesuatu.
Janji adalah ucapan yang menyatakan kesanggupan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu. Orang yang memegang janji disebut dapat dipercaya, sedangkan yang mengingkarinya disebut ingkar janji. Dalam hukum, janji yang ditulis dan disepakati bersama disebut perjanjian dan mengikat para pihak. Karena itu kata ini dekat dengan kontrak.
- Ucapan kesanggupan (nomina). *Ia menepati janjinya.*
- Pertemuan yang disepakati (dalam gabungan). *Dokter menerima pasien dengan janji temu.*
- Harapan yang diberikan (nomina). *Janji manis kampanye sering terlupakan.*
Bentuk kata turunan
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| janji | kesanggupan | Janji penting. |
| berjanji | mengucapkan janji | Ia berjanji datang. |
| menjanjikan | menawarkan harapan | Pekerjaan menjanjikan. |
| perjanjian | kesepakatan | Perjanjian sewa. |
| janji temu | jadwal bertemu | Janji temu pukul tiga. |
Contoh dalam kalimat
- Aku berjanji akan pulang sebelum malam.Berjanji diikuti kata kerja atau klausa.
- Pekerjaan ini menjanjikan masa depan yang cerah.Menjanjikan sering berarti berpotensi baik.
- Pasien membuat janji temu dengan dokter melalui aplikasi.Janji temu dalam bahasa baku.
Janji, sumpah, dan wanprestasi
Janji berbeda dari sumpah: sumpah dilakukan dengan menyebut Tuhan atau sesuatu yang dianggap suci. Janji tidak selalu begitu. Orang yang tidak memenuhi perjanjian dalam hukum perdata disebut wanprestasi, atau secara awam ingkar janji. Dalam kehidupan sehari-hari, orang menyebut orang yang menepati ucapan sebagai sosok yang menjaga kata. Bandingkan dengan harapan, yaitu keinginan yang belum tentu dijanjikan siapa pun.
Apa beda janji dan perjanjian?
Janji bisa sepihak dan lisan, perjanjian adalah kesepakatan dua pihak atau lebih.
Apa arti ingkar janji?
Tidak menepati apa yang telah dijanjikan.