Harapan: dari kata harap sampai kenyataan
Harapan adalah keinginan agar sesuatu terjadi, atau sesuatu yang dipercaya akan terwujud di masa depan.
Setiap orang menyimpan harapan, entah besar entah kecil. Harapan berbeda dari angan-angan karena ia masih bersandar pada kemungkinan yang nyata. Kata ini dekat dengan cita, yaitu tujuan yang ingin dicapai kelak.
- Keinginan agar sesuatu terjadi. *Ia menyimpan harapan besar.*
- Orang atau hal yang dipercaya akan berhasil. *Ia harapan keluarga.*
- Kemungkinan terwujud. *Masih ada harapan untuk menang.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Kelas kata | Arti |
|---|---|---|
| harap | verba/partikel | ingin atau mohon |
| berharap | verba | memiliki keinginan |
| mengharapkan | verba | menanti dengan penuh keinginan |
| diharapkan | verba pasif | dinantikan |
| harapan | nomina | keinginan atau kemungkinan |
| pengharapan | nomina | hal berharap |
Contoh dalam kalimat
- Kami berharap hujan segera reda.Tidak perlu menambahkan kata akan.
- Harapan orang tuanya agar ia menjadi dokter.Kalimat nominal, lazim dalam tulisan.
- Diharapkan seluruh peserta hadir tepat waktu.Bentuk pasif untuk pengumuman resmi.
Ungkapan dan catatan pemakaian
- Harapan palsu adalah janji yang membuat orang berharap padahal tidak akan terwujud.
- Harapan kosong berarti keinginan yang tidak berdasar.
- Kata harap di awal surat berarti mohon, misalnya *Harap tenang*.
- Kalimat dengan berharap sebaiknya dilanjutkan dengan agar atau bahwa, misalnya *Kami berharap agar kalian selamat*.
Apa bedanya harapan dan cita-cita?
Harapan lebih luas dan bisa soal apa saja, sedangkan cita-cita biasanya tujuan hidup.
Apakah harap sama dengan mohon?
Dalam kalimat perintah sopan, ya: Harap tunggu berarti mohon tunggu.
Bolehkah harapan dipakai untuk orang?
Boleh. Kalimat seperti Ia harapan bangsa berarti ia dianggap akan membawa kebaikan bagi banyak orang.