Aroma dan bau: bukan hanya soal sedap atau busuk

Aroma adalah bau yang sedap atau khas, terutama dari makanan, minuman, bunga, atau rempah. Kata ini lebih halus daripada bau.

Aroma adalah bau yang disukai atau khas dan mudah dikenali. Aroma menggugah selera sebelum kamu mencicipi apa pun: aroma kopi pagi hari sering menjadi tanda hari baru dimulai. Kata ini lebih tepat untuk makanan, kopi, bunga, dan rempah-rempah daripada kata bau yang bisa netral atau tidak sedap.

Bentuk kata dan turunan

BentukArtiContoh
aromabau sedap atau khasaroma teh
beraromamemiliki aromabunga beraroma harum
aromatikberaroma kuattumbuhan aromatik
aromaterapipengobatan dengan aromasesi aromaterapi
aroma khasaroma yang membedakanaroma khas kopi Gayo

Aroma dalam kalimat

Aroma, bau, wangi, dan harum

Bahasa Indonesia punya banyak kata untuk penciuman. Bau bersifat netral, bisa sedap atau tidak. Wangi dan harum hampir selalu positif. Aroma biasanya khas dan melekat pada makanan, minuman, atau rasa tertentu. Kata ini berasal dari bahasa Yunani *arōma* "rempah", yang masuk lewat bahasa Latin dan Belanda. Menarik bahwa para juru masak sering mengaitkan rasa dengan aroma: tanpa hidung yang berfungsi, makanan terasa hambar.

Apa bedanya aroma dan bau?

Aroma lebih mengacu pada bau yang sedap atau khas, sedangkan bau bisa bersifat apa saja.

Apakah aroma boleh untuk bau tidak sedap?

Biasanya tidak. Untuk yang tidak sedap, gunakan bau.

Sumber

WhatsAppXTelegramFacebook

Kata 5 huruf lainnya