Nilai: angka di rapor dan ukuran yang bermakna
Nilai berarti harga, angka kepandaian, atau sifat yang penting dan berguna bagi kehidupan manusia.
Satu kata nilai menyimpan banyak makna sekaligus. Nilai adalah ukuran: bisa berupa harga di toko, angka di rapor, atau pegangan hidup yang kita junjung. Dalam hal harga, kata ini dekat dengan harga, tetapi lebih abstrak.
- Harga atau taksiran. *Nilai rumah itu meningkat.*
- Angka kepandaian. *Nilai matematikanya sembilan.*
- Sifat yang dianggap penting. *Kejujuran adalah nilai utama.*
- Banyak sedikitnya isi. *Nilai gizi buah ini tinggi.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| nilai | dasar | nilai ujian |
| menilai | memberi atau menaksir nilai | menilai karangan |
| penilaian | proses menilai | penilaian guru |
| bernilai | memiliki nilai | benda bernilai |
| ternilai | dapat dinilai (biasanya dengan tak-) | tak ternilai harganya |
| penilai | orang yang menilai | penilai independen |
Contoh dalam kalimat
- Nilai ulangan Ayu naik dibanding semester lalu.Nilai di sekolah berupa angka atau huruf.
- Keluarga kami menjunjung nilai kejujuran.Nilai moral memakai makna abstrak.
- Pengalaman itu tak ternilai bagi saya.Tak ternilai berarti sangat berharga.
Nilai dalam berbagai bidang
- Dalam ekonomi dikenal *nilai tukar*, yaitu perbandingan harga dua mata uang.
- Dalam matematika ada *nilai mutlak*, jarak suatu bilangan dari nol.
- Dalam sastra dan budaya, *nilai luhur* berarti pandangan hidup yang dijunjung bersama.
- Kata dasar yang berawal huruf n memakai me- tanpa menggandakan n: nilai menjadi *menilai*, bukan *mennilai*.
Apa beda nilai dan harga?
Harga lazimnya berupa jumlah uang yang harus dibayar. Nilai lebih luas, mencakup manfaat dan makna yang tidak selalu bisa diuangkan.
Mengapa tulis tak ternilai, bukan tidak ternilai?
Keduanya sah. Tak adalah bentuk ringkas yang sering dipakai dalam ungkapan baku maupun sastra.