Acar: sayur segar yang diawetkan dalam cuka
Acar adalah sayuran atau buah yang diiris lalu direndam dalam larutan asam, garam, dan gula sehingga terasa segar dan awet.
Di warung nasi goreng, acar adalah pendamping yang menyegarkan. Kata acar berasal dari bahasa Persia *achar*, yang menyebar lewat jalur perdagangan rempah. Hasilnya berupa irisan sayur yang manis, asam, dan renyah.
- Sayur atau buah yang direndam larutan asam. *Acar timun disajikan bersama sate.*
- Pelengkap hidangan. *Nasi goreng terasa lebih segar dengan acar.*
- Hasil cara mengawetkan sayur dalam larutan asam. *Ibu menyimpan acar timun di dalam toples kaca.*
Jenis dan bentuk
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| acar | sayur yang diawetkan | Acar segar. |
| acar timun | acar dari timun | Acar timun wortel. |
| acar kuning | acar dengan kunyit | Acar kuning pedas. |
| acar bawang | acar dari bawang | Acar bawang merah. |
| acar cabai | acar dari cabai | Acar cabai hijau. |
Contoh dalam kalimat
- Ibu membuat acar dari wortel dan timun.Kalimat sehari-hari.
- Sate ayam biasanya disajikan dengan acar dan lontong.Konteks kuliner.
- Aku menambahkan sedikit acar ke piringku.Bahasa santai.
Asal kata dan bahan acar
- Asal kata: Persia *achar*, juga dikenal di Asia Selatan dengan kata sejenis.
- Bahan: wortel, timun, dan bawang adalah sayur yang paling sering dipakai.
- Bumbu: campuran cuka, gula, dan garam, kadang ditambah kunyit.
- Pelengkap: acar dimakan bersama sayur atau daging yang berminyak karena rasanya menyegarkan.
Apa bedanya acar dan asinan?
Acar biasanya direndam cuka bergula dan dimakan sebagai pelengkap, sedangkan asinan sering berkuah dan lebih asin atau pedas.
Berapa lama acar bisa disimpan?
Dalam wadah tertutup di lemari es, acar bisa tahan sekitar satu sampai dua minggu.