Tamu: orang yang datang berkunjung
Tamu adalah orang yang datang berkunjung atau menginap di suatu tempat atas undangan atau keperluan tertentu.
Tamu adalah siapa saja yang datang berkunjung, entah ke rumah, kantor, pesta, atau penginapan. Dalam budaya Indonesia, tamu dihormati dan disuguhi sesuatu, sekalipun sederhana. Kata ini menandai hubungan antara orang yang menerima dan orang yang datang.
- Orang yang berkunjung. *Ibu menyuguhkan teh untuk tamu.*
- Pelanggan penginapan. *Tamu hotel diminta mengambil kunci di resepsionis.*
- Undangan pada acara. *Tamu undangan sudah memenuhi aula.*
Bentuk kata terkait
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| tamu | orang yang berkunjung | Ada tamu di depan. |
| bertamu | berkunjung | Kami bertamu ke rumah nenek. |
| menjamu | memberi hidangan kepada tamu | Mereka menjamu tamu agung. |
| tetamu | tamu (lebih halus atau Melayu) | Tetamu sudah tiba. |
| tamu undangan | tamu yang diundang | Tamu undangan sudah hadir. |
Contoh dalam kalimat
- Silakan duduk, kami sedang menunggu tamu dari Bandung.Sapaan sopan saat menyambut.
- Mereka bertamu sesudah salat Magrib."Bertamu" lebih lazim ketimbang "mengunjungi" dalam percakapan.
- Tamu undangan diminta menempati kursi yang tersedia.Bahasa formal dalam acara resmi.
Tamu adalah raja
Ungkapan "tamu adalah raja" menggambarkan etika menyambut orang yang datang, terutama dalam pelayanan, seperti di hotel atau toko. Di Malaysia, bentuk *tetamu* lebih sering dipakai, sedangkan di Indonesia kata *tamu* lebih umum. Satu hal yang perlu diingat: tamu tak selalu diundang. *Tamu tak diundang* ialah sebutan bagi yang datang tanpa pemberitahuan, bahkan kadang dipakai lucu untuk hal-hal tak terduga.
Apa beda tamu dan pelanggan?
Tamu datang berkunjung, sedangkan pelanggan membeli atau memakai layanan secara tetap.
Apakah bertamu harus membawa oleh-oleh?
Tidak wajib, tetapi membawa buah tangan dianggap sopan dalam banyak adat daerah.