Sisi: bagian pinggir dan sisi lain dari sebuah cerita
Sisi adalah bagian di pinggir sesuatu atau salah satu bidang yang membatasi suatu bangun. Dalam kiasan, sisi berarti aspek dari suatu masalah.
Sisi adalah pinggir atau salah satu bidang yang membatasi sesuatu. Setiap benda punya setidaknya dua sisi, dan setiap cerita pun begitu: selalu ada sisi lain yang belum terdengar. Kata ini hadir dalam matematika, percakapan, dan berita.
- Pinggir atau bagian samping. *Ia duduk di sisi jendela.*
- Bidang pembatas bangun. *Persegi punya empat sisi.*
- Aspek. *Lihat dari sisi positifnya.*
Bentuk kata
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| sisi | pinggir, bidang | Sisi kiri jalan. |
| sisi lain | aspek berbeda | Sisi lain cerita. |
| bersisian | berdampingan | Dua mobil bersisian. |
| menyisi | menepi | Pejalan kaki menyisi. |
| sisi miring | sisi terpanjang segitiga siku-siku | Hitung sisi miring. |
| di sisi | di samping | Ia berdiri di sisi ibu. |
Contoh dalam kalimat
- Letakkan buku di sisi meja.Sisi dipakai untuk menunjuk pinggir.
- Cerita ini punya sisi gelap yang jarang dibicarakan.Pemakaian kiasan; sisi gelap berarti hal buruk.
- Kakak selalu berdiri di sisiku saat aku takut.Di sisiku berarti di sampingku, bernuansa hangat.
Sisi dalam matematika
Dalam geometri, sisi adalah garis yang membentuk bangun datar atau bidang yang membentuk bangun ruang. Pada segitiga siku-siku, sisi terpanjang disebut sisi miring. Kata sisi sering dipasangkan dengan segi, tetapi jangan keliru dengan sisa. Dalam bahasa sehari-hari, ungkapan *di sisi lain* dipakai untuk memperkenalkan pandangan berlawanan, misalnya saat membahas keuntungan dan kerugian. Tulis *di sisi* terpisah, karena di- di sini adalah kata depan.
Apa beda sisi dan sisa?
Sisi adalah pinggir atau bidang, sisa adalah bagian yang tinggal.
Berapa sisi segitiga?
Tiga sisi.
Apa arti di sisi lain?
Dari sudut pandang yang berbeda atau berlawanan.