Sebab, karena, dan penyebab
Sebab berarti hal yang menjadi alasan terjadinya sesuatu, dan juga dipakai sebagai kata penghubung bermakna karena.
Di sekolah kita belajar hubungan sebab dan akibat. Sebab adalah hal yang melahirkan suatu kejadian, sedangkan akibat adalah hal yang timbul sesudahnya. Sebagai kata penghubung, sebab bermakna karena dan sering dipakai untuk menyatakan alasan.
- Penyebab terjadinya sesuatu. *Sebab kebakaran itu masih diselidiki.*
- Kata penghubung: karena. *Ia terlambat, sebab hujan deras.*
- Dasar atau alasan. *Tanpa sebab yang jelas, rapat ditunda.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| sebab | penyebab atau karena | Sebab banjir itu hujan lebat. |
| menyebabkan | menjadikan terjadi | Asap menyebabkan batuk. |
| disebabkan | akibat | Macet disebabkan hujan. |
| penyebab | hal yang menimbulkan | Penyebabnya masih dicari. |
| sebab-akibat | hubungan alasan dan hasil | Hubungan sebab-akibat harus jelas. |
Contoh dalam kalimat
- Polisi menyelidiki sebab kecelakaan di jalan tol itu.Sebab sebagai kata benda.
- Ia tidak hadir, sebab sedang sakit.Sebab sebagai kata penghubung, biasanya setelah koma.
- Banjir disebabkan oleh sampah yang menyumbat selokan.Disebabkan oleh adalah bentuk pasif yang lazim.
Sebab dan karena
- Karena dan sebab bermakna sama sebagai penghubung, tetapi karena lebih fleksibel dan lazim di awal klausa.
- Sebab lebih nyaman dipakai setelah tanda koma: *Ia pulang, sebab hari sudah malam.*
- Peribahasa sebab nila setitik, rusak susu sebelanga berarti kesalahan kecil dapat merusak nama baik yang sudah dibangun, dan menyebut susu.
- *Oleh sebab itu* adalah penghubung antarkalimat yang sangat lazim.
Apakah sebab sama dengan karena?
Sebagai penghubung, ya. Karena lebih lazim di awal klausa, sedangkan sebab biasanya muncul setelah koma.
Apa arti sebab nila setitik rusak susu sebelanga?
Peribahasa ini berarti satu kesalahan kecil dapat merusak kebaikan yang sudah banyak.