Motif: pola hias dan alasan di balik tindakan
Motif adalah pola atau corak hiasan pada kain, ukiran, atau lukisan. Kata ini juga berarti alasan yang mendorong seseorang bertindak.
Motif menghubungkan dunia seni dan dunia perilaku. Pada batik, motif adalah pola yang berulang; dalam kasus hukum, motif adalah alasan yang mendorong seseorang bertindak. Dua arti itu sama-sama menjawab pertanyaan 'apa yang ada di balik ini?'.
- Pola atau corak hias. *Motif parang termasuk batik klasik.*
- Alasan atau dorongan bertindak. *Polisi menyelidiki motif kejahatan itu.*
- Unsur yang berulang dalam karya. *Motif cinta sering muncul dalam puisi.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| motif | pola hias; alasan | motif batik |
| bermotif | bercorak | kain bermotif bunga |
| motif hias | pola hiasan | motif hias ukiran |
| motivasi | dorongan batin | motivasi belajar |
| motif ekonomi | alasan untuk mencari untung | motif ekonomi pelaku |
Motif dalam kalimat
- Ibu memilih kain dengan motif bunga kecil.Motif sebagai pola hias.
- Hakim menanyakan motif terdakwa melakukan perbuatan itu.Ragam hukum; motif adalah dorongan.
- Batik Betawi bermotif ondel-ondel dan tanjidor.Bermotif menyebut corak yang dimiliki.
Motif batik, motif hukum, dan motivasi
- Motif batik. Parang, kawung, mega mendung, dan truntum adalah motif terkenal dengan makna sendiri.
- Motif dan motivasi. Motif adalah dorongan yang menyebabkan tindakan; motivasi adalah proses atau kekuatan yang menggerakkan, mirip kata minat.
- Asal kata. Dari bahasa Latin *motivus*, yang menggerakkan, lewat bahasa Belanda *motief*.
Apa beda motif dan motivasi?
Motif adalah alasan khusus di balik satu tindakan, sedangkan motivasi adalah dorongan yang lebih luas dan terus-menerus.
Apa motif batik yang paling tua?
Parang termasuk salah satu motif tertua dan dahulu dipakai di lingkungan keraton Jawa.