SARA: singkatan yang sering muncul di berita

SARA adalah singkatan dari suku, agama, ras, dan antargolongan, dipakai untuk menyebut isu yang menyangkut perbedaan identitas dalam masyarakat.

SARA adalah akronim yang sering kamu temukan dalam berita dan buku pelajaran kewarganegaraan. Empat kata di balik singkatan ini menggambarkan keberagaman Indonesia: suku, agama, ras, dan antargolongan. Istilah ini populer sejak masa Orde Baru dan sampai kini dipakai oleh pemerintah, sekolah, dan media. Kamu perlu memahaminya agar bisa menghargai teman yang berbeda.

Arti setiap huruf

HurufKataContoh
SSukuJawa, Batak, Bugis
AAgamaBerbagai agama di Indonesia
RRasPerbedaan keturunan
AAntargolonganKelompok sosial

Contoh dalam kalimat

Singkatan, akronim, dan toleransi

Dalam tata bahasa, SARA adalah akronim: gabungan huruf awal yang dibaca sebagai kata (*sa-ra*), berbeda dengan singkatan seperti *TNI* yang dieja huruf demi huruf. Ia ditulis dengan huruf kapital semua. Istilah ini sering muncul bersama konsep toleransi dan semboyan *Bhinneka Tunggal Ika*, yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu. Untuk topik yang berkaitan, buka suku atau agama.

SARA singkatan dari apa?

Suku, agama, ras, dan antargolongan.

Mengapa isu SARA sensitif?

Karena menyangkut identitas yang dekat dengan perasaan orang, sehingga mudah memicu perpecahan.

Apa beda singkatan dan akronim?

Singkatan dieja huruf demi huruf, akronim dibaca sebagai satu kata seperti SARA.

Sumber

WhatsAppXTelegramFacebook

Kata 4 huruf lainnya