Syal: kain panjang pelindung leher dari dingin
Syal adalah kain panjang yang dililitkan di leher atau bahu untuk menghangatkan tubuh atau sebagai hiasan pakaian.
Syal biasanya dikenakan di daerah dingin, tetapi di Indonesia ia juga populer sebagai aksesori gaya atau perlengkapan pendaki gunung. Kain panjang ini mengajarkan bahwa satu benda bisa berfungsi sebagai pelindung sekaligus perhiasan. Bahannya bermacam-macam, dari wol hangat hingga katun tipis.
- Kain pelindung leher. *Ia melilitkan syal tebal sebelum naik gunung.*
- Aksesori busana. *Syal motif bunga itu serasi dengan bajunya.*
- Penutup kepala atau bahu. *Syal disampirkan di bahu saat udara malam mulai dingin.*
Bentuk kata dan pasangan istilah
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| syal | kain pelindung leher | Pakai syal, ya. |
| bersyal | mengenakan syal | Ia berjalan bersyal merah. |
| syal rajut | syal dari benang rajutan | Syal rajut terasa hangat. |
| selendang | kain panjang tradisional | Selendang batik ibu. |
| kerudung | penutup kepala | Kerudung tipis itu cantik. |
Contoh dalam kalimat
- Dia merajut syal untuk neneknya.Kegiatan rumah yang sering diceritakan di buku pelajaran.
- Udara pagi di dataran tinggi membuat kami mengenakan syal.Menjelaskan fungsi syal sebagai penghangat.
- Para pendukung mengibarkan syal klub saat pertandingan.Konteks olahraga; syal klub sudah menjadi tradisi.
Asal kata dan ejaan yang benar
Kata syal diserap dari bahasa Inggris *shawl*, yang berasal dari bahasa Persia *shฤl*. Ejaan baku memakai *sy* untuk bunyi "sy", sebagaimana dalam *syukur* dan *syarat*, jadi bentuk "sal" atau "shal" tidak dianjurkan. Syal dan selendang mirip tetapi tidak sama: selendang lebih lekat dengan busana tradisional, sedangkan syal lebih dekat dengan pakaian modern.
Apa bedanya syal dengan selendang?
Syal biasanya untuk menghangatkan leher, sedangkan selendang biasanya hiasan atau pelengkap busana adat.
Bagaimana menulis syal dengan benar?
Tulis "syal" dengan huruf sy, sesuai KBBI.