Bung: sapaan akrab sejak masa perjuangan
Bung adalah kata sapaan akrab untuk laki-laki sebaya atau yang dihormati, dan dipakai sebelum nama, seperti Bung Karno.
Bung adalah sapaan yang terdengar akrab dan hangat. Pada masa pergerakan kemerdekaan, kata ini dipilih sebagai sapaan yang egaliter, tanpa jarak antara tokoh dan rakyat. Sapaan itu masih hidup dalam rapat, olahraga, dan penyebutan nama tokoh seperti Bung Hatta.
- Sapaan untuk laki-laki sebaya (nomina). *Bung, tolong bawakan buku itu.*
- Sapaan sebelum nama (nomina). *Bung Karno berpidato di depan rakyat.*
- Panggilan akrab kepada rekan (percakapan). *Bagaimana kabarmu, Bung?*
Kata sapaan sejenis
| Kata | Nuansa | Dipakai untuk |
|---|---|---|
| bung | akrab, setara | laki-laki sebaya atau dihormati |
| abang | hormat, akrab | laki-laki yang lebih tua |
| kakak | netral | saudara atau orang yang lebih tua |
| saudara | resmi | audiens atau lawan bicara netral |
| bapak | hormat | laki-laki dewasa |
Contoh dalam kalimat
- Bung Hatta dikenal sebagai proklamator kemerdekaan.Bung ditulis dengan huruf kapital karena mengawali nama tokoh.
- Bung, rapat dimulai pukul sembilan.Pemakaian ini terdengar akrab dalam lingkungan organisasi.
- Wartawan itu memanggil pelatih dengan sebutan Bung.Dalam siaran olahraga, bung sering terdengar sebagai sapaan.
Bung dan teman-temannya
Bung bukan sekadar sapaan; ia membawa nuansa sejarah. Pada masa perjuangan, panggilan *bung* dipakai sebagai sapaan yang egaliter dan akrab. Karena itu, kata ini masih terdengar bersemangat. Bandingkan dengan abang, yang lebih menekankan perbedaan usia, dan kawan, yang berarti teman. Bung tidak dipakai untuk perempuan; sapaan perempuan yang sepadan adalah *mbak* atau *kakak* menurut daerah.
Apakah bung dipakai untuk perempuan?
Tidak. Bung lazim untuk laki-laki; untuk perempuan dipakai sapaan lain seperti mbak atau kakak.
Mengapa Bung Karno disebut Bung?
Sapaan ini dipakai pada masa pergerakan sebagai tanda keakraban dan kesetaraan antara pemimpin dan rakyat.