Sajak: puisi, rima, dan bersajak
Sajak adalah karangan berirama dan penuh perasaan, yang juga berarti bunyi yang sama pada akhir baris, yaitu rima.
Banyak penyair menyebut karya mereka sajak. Sajak adalah bentuk tulisan yang memadatkan perasaan dalam baris-baris berirama, dan juga nama untuk bunyi serupa pada akhir baris. Dalam percakapan, sajak sering dianggap padanan puisi, dengan nuansa yang lebih bebas dan personal.
- Karangan berirama. *Ia membacakan sajak di depan kelas.*
- Rima: bunyi sama di akhir baris. *Sajak a-b-a-b dipakai dalam pantun.*
- Berbunyi sama (bersajak). *Kata hati dan pagi bersajak.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| sajak | puisi atau rima | Sajak itu menyentuh hati. |
| bersajak | mempunyai rima | Syair bersajak a-a-a-a. |
| menyajak | menggubah sajak | Ia suka menyajak di malam hari. |
| penyajak | orang yang menggubah sajak | Penyajak muda itu menerima penghargaan. |
| sajak cinta | puisi bertema cinta | Sajak cinta dibacakan. |
Contoh dalam kalimat
- Penyair itu menulis sajak tentang hujan di kota kecil.Pemakaian paling umum, setara puisi.
- Dua baris terakhir pantun itu bersajak a-b.Bersajak dipakai di pelajaran bahasa.
- Chairil Anwar menulis sajak berjudul Aku yang terkenal.Contoh penyair dan karya populer.
Sajak, puisi, syair, dan pantun
- Sajak dan puisi dalam pemakaian sehari-hari hampir sama, tetapi sajak juga berarti rima.
- Pantun terdiri atas empat baris dengan sajak a-b-a-b, sampiran, dan isi.
- Syair juga berbaris empat, tetapi seluruhnya bersajak a-a-a-a dan bercerita.
- Karya semacam itu termasuk bidang sastra, yang kaya bentuk di Nusantara.
Apa bedanya sajak dan puisi?
Sajak sering dipakai sebagai padanan puisi, tetapi sajak juga berarti rima, yaitu bunyi sama pada akhir baris.
Apa arti bersajak?
Bersajak berarti memiliki bunyi akhir yang sama atau mirip, misalnya pada baris pantun.