Botak: kepala tanpa rambut
Botak adalah keadaan kepala yang tidak berambut, baik sebagian maupun seluruhnya; kata ini juga dipakai untuk benda yang licin, seperti ban botak.
Botak adalah kata yang menggambarkan kepala tanpa rambut. Bahasa Indonesia juga memakai kata ini untuk benda yang permukaannya sudah licin, seperti ban atau bukit tandus. Walau bisa dipakai dengan netral, kata botak terdengar kasar bila dipakai untuk mengejek.
- Tidak berambut. *Kakeknya sudah botak sejak muda.*
- Licin tanpa alur atau tumbuhan. *Ban mobil itu sudah botak.*
- Tandus, tanpa tumbuhan. *Bukit itu botak karena hutannya ditebang.*
Bentuk dan frasa dengan botak
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| kebotakan | keadaan botak | Kebotakan bisa diwariskan. |
| membotaki | membuat botak | Ia membotaki kepalanya. |
| botak licin | sama sekali tanpa rambut | Kepalanya botak licin. |
| ban botak | ban tanpa alur | Ban botak berbahaya di jalan basah. |
| botak sebagian | rambut menipis | Ayah botak sebagian. |
Contoh botak dalam kalimat
- Pria botak itu memakai topi untuk menutup kepalanya.Kalimat deskriptif yang netral.
- Ganti ban botak itu sebelum hujan turun.Pemakaian teknis untuk kendaraan.
- Jangan memanggil orang botak karena itu bisa menyakitkan.Nasihat tentang sopan santun.
Botak dan gundul
Botak dan gundul sering dipakai bergantian, tetapi ada nuansa. Botak biasanya karena rambut tidak tumbuh atau rontok, sedangkan gundul berarti kepala dicukur habis. Seseorang bisa gundul karena pilihan, tetapi botak karena keadaan. Kata gundul juga dipakai untuk hutan yang pohonnya ditebang habis. Rambut yang menipis di bagian kepala bisa ditulis dengan hati-hati, misalnya "rambutnya menipis", agar tidak menyinggung. Kata dasar yang berlawanan adalah rambut yang lebat.
Apakah botak dan gundul sama?
Hampir sama. Botak karena rambut tidak ada, gundul karena dicukur atau tidak berpohon.
Apakah menyebut orang botak itu sopan?
Sebaiknya tidak, kecuali dalam percakapan netral atau dengan teman akrab.