Puisi: kata-kata yang dipilih dan disusun
Puisi adalah karya sastra yang disusun dengan pilihan kata, irama, dan baris-baris pendek untuk menyampaikan perasaan atau gagasan.
Berbeda dari cerita biasa, puisi memadatkan perasaan ke dalam sedikit kata. Dalam puisi, setiap kata dipilih karena bunyi dan maknanya, sehingga baris yang pendek pun bisa terasa dalam. Banyak penyair menulisnya, dan dalam bahasa Indonesia puisi sering disamakan dengan sajak.
- Karya sastra berbait dan berirama. *Ia menulis puisi tentang hujan.*
- Kata-kata indah (kiasan). *Suaranya bagai puisi.*
- Pelajaran sastra. *Hari ini kami belajar membaca puisi.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| puisi | karya berirama | puisi cinta |
| berpuisi | menulis atau membaca puisi | berpuisi di panggung |
| penyair | pencipta puisi | penyair muda |
| puisi bebas | tanpa aturan rima | puisi bebas modern |
| pembacaan puisi | acara membaca puisi | pembacaan puisi sekolah |
Contoh dalam kalimat
- Kakak memenangi lomba baca puisi tingkat kota.Lomba puisi kerap diadakan di sekolah.
- Puisi itu terdiri atas tiga bait.Bait adalah kelompok baris.
- Para siswa berpuisi di halaman sekolah.Berpuisi menjadi kata kerja.
Puisi, sajak, dan lirik
- Puisi adalah istilah umum untuk karya yang berbentuk bait dan baris.
- Sajak sering dipakai sama dengan puisi, tetapi sebenarnya merujuk pada persamaan bunyi di akhir baris.
- Lirik adalah kata-kata dalam lagu, walau puisi juga bisa dibaca sebagai lirik.
- Penyair Chairil Anwar menulis puisi *Aku* pada tahun 1943, dan puisi itu kini dibaca di banyak sekolah.
Apa bedanya puisi dan prosa?
Puisi terikat bait, baris, dan irama, sedangkan prosa mengalir dalam kalimat dan paragraf biasa.
Apakah puisi harus berima?
Tidak. Puisi lama sering berima, tetapi puisi modern boleh bebas, asalkan pilihan katanya tetap padat dan bermakna.