Protein: zat pembangun tubuh
Protein adalah zat makanan yang tersusun dari asam amino dan diperlukan tubuh untuk membangun serta memperbaiki jaringan, otot, dan enzim.
Kata protein sering muncul dalam pelajaran IPA dan label kemasan makanan. Protein disebut zat pembangun karena tubuh memakainya untuk membuat dan memperbaiki dirinya sendiri. Sumbernya beragam, dari telur sampai kedelai.
- Zat gizi pembangun tubuh. *Anak yang sedang tumbuh butuh cukup protein.*
- Senyawa organik dari rantai asam amino (biologi). *Enzim adalah salah satu jenis protein.*
- Bahan makanan kaya protein (percakapan). *Lauk proteinnya hari ini ikan.*
Istilah terkait
| Istilah | Kelas kata | Arti |
|---|---|---|
| protein | nomina | zat gizi pembangun |
| protein hewani | frasa | dari daging, ikan, telur, susu |
| protein nabati | frasa | dari kacang, tempe, tahu |
| berprotein | verba | mengandung protein |
| asam amino | frasa | unsur penyusun protein |
Contoh dalam kalimat
- Tempe adalah sumber protein nabati yang murah.Frasa umum dalam teks gizi.
- Makanan berprotein tinggi membuat kenyang lebih lama.Berprotein biasanya diikuti tinggi atau rendah.
- Kekurangan protein dapat menghambat pertumbuhan.Ragam kesehatan.
Asal kata
Istilah protein dipopulerkan pada tahun 1838 oleh kimiawan Swedia Jöns Jacob Berzelius dan kimiawan Belanda Gerardus Mulder. Kata ini dibentuk dari bahasa Yunani *prōteios*, 'yang utama', karena zat ini dianggap sangat penting bagi makhluk hidup. Bahasa Indonesia menyerapnya lewat bahasa Belanda.
Apa bedanya protein hewani dan nabati?
Hewani berasal dari hewan, seperti ikan dan telur; nabati berasal dari tumbuhan, seperti kacang dan tempe.
Apakah protein hanya untuk otot?
Tidak. Protein juga membentuk enzim, hormon tertentu, dan sistem kekebalan.
Berapa banyak protein yang dibutuhkan?
Kebutuhan berbeda menurut usia, berat badan, dan aktivitas. Untuk angka yang tepat, ikuti angka kecukupan gizi resmi atau saran tenaga kesehatan.