Telur: dari sarapan sampai peribahasa di ujung tanduk
Telur adalah benda bulat atau lonjong yang dihasilkan unggas dan hewan lain, berisi calon anak, dan sering dimakan manusia.
Dapur hampir mustahil tanpa telur. Telur menyimpan calon anak hewan, tetapi bagi manusia ia menjadi makanan sederhana yang bisa digoreng, direbus, atau didadar. Telur paling akrab berasal dari ayam, meski bebek dan puyuh juga menghasilkannya. Selain itu, kata ini punya banyak gabungan yang dipakai di dapur dan di kebun.
- Benda bulat lonjong dari unggas. *Ibu merebus dua butir telur.*
- Sel kelamin betina. *Sel telur dibuahi sel jantan.*
- Bentuk telur (kiasan). *Wajahnya berbentuk telur.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| telur | dasar | telur ayam |
| bertelur | mengeluarkan telur | ayam bertelur |
| penelur | hewan yang bertelur | ayam penelur |
| mengeram | menetaskan telur | induk mengeram |
| telur dadar | telur dikocok digoreng | nasi telur dadar |
Contoh dalam kalimat
- Ayam itu bertelur setiap pagi.Bertelur berarti menghasilkan telur.
- Aku sarapan roti dan telur mata sapi.Telur mata sapi adalah telur goreng utuh.
- Penyu bertelur di pantai pada malam hari.Contoh hewan selain unggas.
Peribahasa dan istilah
- *Bagai telur di ujung tanduk* menggambarkan keadaan yang sangat berbahaya dan nyaris celaka.
- *Jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang* mengingatkan agar tidak bergantung pada satu hal saja.
- *Telur asin* dan *telur pindang* adalah olahan telur yang diawetkan.
- Satuan telur dalam percakapan adalah *butir*, bukan *buah*: dua butir telur.
Apa arti telur di ujung tanduk?
Keadaan yang sangat genting dan mudah berubah menjadi buruk.
Mengapa telur dihitung dengan butir?
Karena butir biasa dipakai untuk benda kecil yang bulat seperti telur dan jagung. Kata penggolong ini sudah menjadi kebiasaan bahasa.