Kuda: hewan, bidak catur, dan kuda-kuda

Kuda adalah hewan berkuku satu yang dipelihara untuk ditunggangi dan menarik beban; kata ini juga dipakai untuk bidak catur dan dalam banyak ungkapan.

Sejak ribuan tahun lalu, kuda menemani manusia di ladang, di jalan, dan di medan perang. Dalam bahasa Indonesia, satu kata kuda dapat menjadi hewan, bidak catur, bahkan sikap berdiri dalam bela diri. Mari lihat satu per satu.

Bentuk kata dan turunan

BentukMaknaContoh
kudahewan tungganganKuda putih itu jinak.
berkudanaik kuda; olahraga berkudaDia gemar berkuda.
kuda-kudapenyangga atap; sikap berdiri silatPasang kuda-kuda.
kuda lautikan kecil berkepala mirip kudaKuda laut jantan mengerami telur.
kuda hitampeserta tak terduga yang menangTim itu kuda hitam.

Contoh dalam kalimat

Kuda-kuda: satu bentuk, tiga arti

Bentuk ulang kuda-kuda tidak sekadar berarti banyak kuda. Dalam pencak silat, kuda-kuda adalah posisi kaki yang menyerupai orang menunggang kuda: lebar dan rendah agar tubuh stabil. Dalam bangunan, kuda-kuda ialah rangka kayu atau baja penopang atap. Sementara itu, *kuda-kudaan* adalah mainan anak berbentuk kuda yang bisa ditunggangi dan diayun. Benda yang dipasang di punggungnya adalah pelana.

Apa arti kuda hitam?

Pesaing yang semula tidak diunggulkan tetapi ternyata mampu menang atau tampil mengejutkan.

Apakah berkuda dan menunggang kuda sama?

Mirip, tetapi berkuda lebih luas dan dapat berarti olahraga atau kegiatan, sedangkan menunggang kuda menyebut tindakannya.

Sumber

WhatsAppXTelegramFacebook

Kata 4 huruf lainnya