Bara api dan semangat yang membara
Bara adalah potongan kayu atau arang yang terbakar merah tanpa nyala api, biasanya masih panas lama setelah apinya padam.
Setelah api unggun padam, yang tersisa adalah bara. Bara tampak merah dan tidak berkobar, tetapi panasnya masih cukup untuk menyalakan api baru. Karena itu bahasa Indonesia memakai bara untuk melukiskan perasaan yang menyimpan tenaga.
- Kayu atau arang yang menyala merah. *Ayah memanggang jagung di atas bara.*
- Semangat atau perasaan kuat (kiasan). *Bara cita-citanya tidak pernah padam.*
Bentuk kata dan gabungannya
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| bara | arang menyala | bara api |
| membara | menyala seperti bara | semangat membara |
| bara api | arang menyala | bara api unggun |
| batu bara | bahan bakar fosil | tambang batu bara |
| menyalakan bara | menghidupkan semangat | membangkitkan tekad |
Contoh dalam kalimat
- Bara dalam tungku masih hangat pagi ini.Bara dipakai dalam arti harfiah.
- Semangat para atlet muda membara di lapangan.Kata kerja membara dipakai kiasan.
- Dia menjaga bara di dalam hatinya.Pemakaian sastrawi.
Bara, arang, dan api
Bara sering tertukar dengan arang. Arang adalah bahan padat hitam hasil pembakaran kayu, sedangkan bara adalah arang atau kayu yang sedang menyala. Api punya nyala, yaitu gas yang sedang terbakar, sedangkan bara berupa padatan yang membara. Karena panasnya bertahan, bara dipakai untuk memanggang sate dan jagung, dan itulah alasan kenapa orang tua mengingatkan kita agar memeriksa bara sebelum meninggalkan perkemahan. Bara kecil yang dibiarkan bisa menyalakan api besar, sehingga bara juga dipakai sebagai kiasan untuk perselisihan kecil yang dapat membesar jika tidak diredakan. Perhatikan pula bahwa batu bara tidak sama dengan bara: batu bara adalah bahan bakar padat yang ditambang dari dalam bumi.
Apa bedanya bara dan api?
Api punya nyala, sedangkan bara menyala merah tanpa nyala besar.
Apa arti semangat membara?
Semangat yang sangat kuat dan terus menyala.