Kota: lebih dari sekadar tempat yang ramai
Kota adalah permukiman besar dan padat yang menjadi pusat pemerintahan, perdagangan, atau budaya; dalam pemerintahan, kota adalah satuan wilayah setingkat kabupaten.
Setiap hari jutaan orang bergerak di dalam kota: berangkat sekolah, bekerja, dan berbelanja. Kata kota berasal dari bahasa Sanskerta, dan arti aslinya adalah benteng. Itu masuk akal, sebab banyak kota kuno tumbuh di dalam atau di sekitar tembok pertahanan.
- Permukiman besar yang padat. *Jakarta adalah kota terbesar di Indonesia.*
- Satuan wilayah administratif. *Kota Bandung dipimpin seorang wali kota.*
- Dinding atau benteng (arti lama). *Sisa kota tua itu masih berdiri.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Makna | Contoh |
|---|---|---|
| kota | permukiman besar | Dia tinggal di kota. |
| kota-kota | bentuk jamak (pengulangan) | Kota-kota besar macet. |
| perkotaan | hal yang berkaitan dengan kota | Pertumbuhan perkotaan. |
| antarkota | di antara dua kota atau lebih | Bus antarkota. |
| pinggiran kota | daerah di tepi kota | Rumahnya di pinggiran kota. |
Contoh dalam kalimat
- Setelah lulus, dia pindah ke kota untuk mencari kerja.Kota dipakai sebagai lawan [desa](/dictionary/desa) dalam percakapan sehari-hari.
- Pemerintah kota menambah jalur sepeda.Kota dalam arti pemerintahan, sering dipasangkan dengan wali kota.
- Kota-kota di pesisir rawan banjir rob.Pengulangan menandai jamak.
Kota dan kabupaten
Di Indonesia, kota dan *kabupaten* adalah dua jenis daerah yang tingkatnya sama di bawah provinsi. Kota biasanya lebih padat dan berciri perkotaan, dipimpin wali kota, sedangkan kabupaten lebih luas dan dipimpin bupati. Itulah sebabnya ada “Kota Malang” sekaligus “Kabupaten Malang”: dua wilayah berbeda dengan nama yang sama. Dulu bentuk resmi kota adalah *kotamadya*, dan sekarang sebutan itu sudah diganti. Lihat juga wilayah.
Apa bedanya kota dan desa?
Kota padat penduduk dengan pekerjaan di bidang jasa dan perdagangan, sedangkan desa lebih lengang dan banyak bertumpu pada pertanian.
Apakah “ke kota” ditulis terpisah?
Ya. Di sini ke adalah kata depan, jadi ditulis terpisah dari kata sesudahnya: ke kota.