Dosen: pengajar di perguruan tinggi
Dosen adalah pengajar di perguruan tinggi yang juga bertugas meneliti dan mengabdi kepada masyarakat. Kata ini berasal dari bahasa Belanda docent.
Di bangku sekolah ada guru; di bangku kuliah ada dosen. Kata ini berasal dari bahasa Belanda docent, yang berarti pengajar, dan di Indonesia ia punya jenjang jabatan resmi mulai dari asisten ahli, lektor, lektor kepala, hingga guru besar. Penjenjangan itu memperlihatkan bahwa dosen bukan sekadar pengajar kelas.
- Pengajar perguruan tinggi. *Dosen membimbing skripsi mahasiswa.*
- Peneliti di kampus. *Dosen itu meneliti terumbu karang.*
- Pengabdi masyarakat. *Dosen memberi penyuluhan di desa.*
Bentuk kata
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| dosen | pengajar perguruan tinggi | Dosen tetap. |
| dosen tamu | dosen undangan | Dosen tamu dari luar negeri. |
| dosen pembimbing | pembimbing tugas akhir | Dosen pembimbing skripsi. |
| dosen luar biasa | dosen tidak tetap | Dosen luar biasa. |
| guru besar | jabatan tertinggi dosen | Guru besar hukum. |
Contoh dalam kalimat
- Dosen kami memberi tugas penelitian kecil.Kalimat netral di lingkungan kampus.
- Mahasiswa menemui dosen pembimbing setiap minggu.Istilah baku di perguruan tinggi.
- Beliau dilantik sebagai guru besar tahun lalu.Jabatan akademik tertinggi.
Dosen, guru, dan jenjangnya
- Guru mengajar di sekolah, sedangkan dosen mengajar di perguruan tinggi.
- Dekan memimpin fakultas, dan biasanya dipilih dari kalangan dosen.
- Tempat dosen bekerja disebut kampus.
- Jenjang jabatan: asisten ahli, lektor, lektor kepala, dan guru besar.
Seorang dosen mengemban tiga tugas pokok, yaitu mengajar, meneliti, dan mengabdi kepada masyarakat. Ketiganya dikenal sebagai tridharma perguruan tinggi, dan kenaikan jabatan akademik dosen dinilai dari seberapa baik ketiga tugas itu dijalankan.
Apa beda dosen dan guru?
Guru mengajar di sekolah, dosen mengajar di perguruan tinggi dan diwajibkan meneliti.
Apakah semua dosen bergelar profesor?
Tidak. Profesor atau guru besar hanyalah jenjang tertinggi.