Doa: permohonan yang dipanjatkan kepada Tuhan
Doa adalah permohonan, harapan, atau pujian yang disampaikan kepada Tuhan; kata ini berasal dari bahasa Arab.
Doa adalah kata yang dipakai oleh banyak pemeluk agama di Indonesia. Dalam kamus, doa berarti permohonan kepada Tuhan, tetapi dalam kehidupan sehari-hari ia juga bisa berarti harapan baik untuk orang lain. Kata ini berasal dari bahasa Arab *du'ฤ'*, yang berarti seruan atau panggilan.
- Permohonan kepada Tuhan. *Ibu memanjatkan doa sebelum tidur.*
- Harapan baik untuk orang lain. *Doa kami menyertai kalian.*
- Ucapan pembuka atau penutup acara. *Acara dibuka dengan doa bersama.*
Bentuk kata
| Bentuk | Kata | Arti |
|---|---|---|
| Dasar | doa | permohonan kepada Tuhan |
| ber- | berdoa | memanjatkan permohonan |
| me-kan | mendoakan | berdoa untuk seseorang |
| di-kan | didoakan | menjadi sasaran doa |
| Gabungan | doa bersama | doa yang diucapkan bersama-sama |
Doa dalam kalimat
- Kami berdoa agar kamu selamat di perjalanan.Netral dan hangat.
- Nenek selalu mendoakan cucu-cucunya.Mendoakan membutuhkan objek.
- Doa bersama dilakukan sebelum ujian dimulai.Konteks sekolah dan acara.
Doa tanpa apostrof
Kamus baku menulis *doa*, bukan *do'a*. Apostrof pada ejaan lama mewakili bunyi hamzah Arab, tetapi Ejaan yang Disempurnakan menghapusnya agar tulisan lebih sederhana. Pola serupa terjadi pada kata serapan Arab lain, misalnya *makmur* dan *musyawarah* yang disesuaikan dengan lafal Indonesia. Kata ini berdekatan dengan harapan dan jiwa manusia, sehingga sering muncul dalam sastra, pidato, dan nasihat. Dalam percakapan, kamu juga mendengar *Amin* sebagai penutup yang diucapkan serentak oleh orang yang berdoa bersama, dan kata itu berarti semoga dikabulkan.
Doa atau do'a?
Yang baku doa tanpa apostrof.
Apa bedanya berdoa dan mendoakan?
Berdoa untuk diri sendiri atau umum; mendoakan butuh sasaran seperti orang lain.