Dendam: rasa ingin membalas yang tak kunjung padam
Dendam adalah keinginan keras untuk membalas kejahatan atau rasa sakit yang pernah dialami. Perasaan ini biasanya lama tersimpan di dalam hati.
Orang yang menyimpan dendam merasa belum tuntas sebelum membalas. Kata ini lebih kuat daripada marah karena melibatkan ingatan lama dan niat membalas. Dendam berbeda dari amarah: amarah cepat reda, sedangkan dendam dapat bertahan bertahun-tahun.
- Keinginan membalas. *Ia menyimpan dendam sejak kecil.*
- Kebencian yang lama dipendam. *Dendam antar keluarga itu sulit dipadamkan.*
- Rasa sakit hati yang menuntut balas. *Dendam tidak akan memperbaiki apa pun.*
Bentuk kata
| Bentuk | Kata | Arti |
|---|---|---|
| Dasar | dendam | niat membalas |
| ber- | berdendam | menyimpan dendam |
| me-i | mendendami | menaruh dendam pada |
| pe- | pendendam | orang yang suka berdendam |
| Majemuk | dendam kesumat | dendam yang sangat dalam |
Dendam dalam kalimat
- Jangan biarkan dendam menguasai hatimu.Nasihat; kata dendam sebagai subjek.
- Ia membalas dendam setelah bertahun-tahun menunggu.Frasa membalas dendam sangat umum.
- Pendendam sulit memaafkan kesalahan orang lain.Pendendam sebagai kata sifat atau orang.
Dendam, marah, dan sakit hati
Dendam sering berdampingan dengan musuh, tetapi keduanya berbeda: musuh adalah lawan, dendam adalah perasaan terhadapnya. Dalam sastra Melayu klasik, kata ini sering diikuti *kesumat*, yaitu dendam yang sangat dalam. Ajaran moral di banyak budaya menganjurkan maaf sebagai penawar dendam. Dalam cerita rakyat dan film, dendam sering menjadi penggerak alur, tetapi pelajaran yang disampaikan hampir selalu sama: pembalasan jarang memberi kelegaan yang dijanjikannya. Banyak budaya memiliki cara menyelesaikan dendam, misalnya melalui perdamaian adat, musyawarah keluarga, atau perantaraan tokoh yang disegani.
Apakah dendam sama dengan benci?
Tidak persis. Benci adalah rasa tidak suka, sedangkan dendam mengandung niat membalas.
Bagaimana cara mengatasi dendam?
Biasanya dengan memberi maaf, menenangkan diri, dan bercerita kepada orang tepercaya.