Urusan: hal yang harus kamu selesaikan
Urusan adalah hal atau perkara yang harus dikerjakan atau diselesaikan. Kata ini berasal dari urus dan sangat sering dipakai dalam percakapan sehari-hari.
Setiap hari kita punya urusan: urusan sekolah, urusan keluarga, urusan kantor. Kata ini terdengar ringan, tetapi bisa menjadi tajam dalam kalimat "bukan urusanmu". Pada dasarnya, urusan adalah perkara yang menjadi tanggung jawab seseorang atau lembaga, misalnya urusan kantor atau urusan izin.
- Hal yang harus dikerjakan (nomina). *Dia sibuk dengan urusan keluarga.*
- Perkara atau persoalan (nomina). *Urusan itu sudah selesai.*
- Bidang tanggung jawab (nomina). *Urusan luar negeri.*
Bentuk kata dan turunannya
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| urus | dasar kata | Urus dulu suratnya. |
| mengurus | menyelesaikan; merawat | Dia mengurus paspor. |
| pengurus | orang yang mengelola | Pengurus organisasi |
| terurus | terawat | Rumah itu terurus. |
| berurusan | punya sangkut paut | Jangan berurusan dengan mereka. |
| urusan | hal yang diurus | Urusan resmi |
Urusan dalam kalimat
- Aku masih ada urusan penting, jadi harus pulang dulu.Cara sopan menolak ajakan.
- Urusan dalam negeri dikelola oleh kementerian terkait.Bahasa resmi pemerintahan.
- Itu bukan urusanmu!Bernada tegas dan bisa dianggap kasar.
Mengurus, mengurusi, dan perangkapnya
Ada dua bentuk yang sering membingungkan: mengurus dan mengurusi. Mengurus biasanya berarti menyelesaikan atau merawat sesuatu, sedangkan mengurusi menyiratkan campur tangan yang terus-menerus, kadang dengan nada jengkel: *Jangan mengurusi hidup orang lain.* Selain itu, berurusan dengan berarti punya sangkut paut dengan seseorang atau lembaga, termasuk dengan tugas birokrasi. Perhatikan nada kalimat: urusan terdengar netral, sedangkan mengurusi bisa terdengar mencampuri, sehingga sebaiknya dipakai dengan hati-hati.
Apa beda mengurus dan mengurusi?
Mengurus berarti menangani atau merawat, sedangkan mengurusi sering berarti ikut campur.
Apakah urusan dan perkara sama?
Dekat, tetapi perkara lebih cenderung ke masalah hukum atau persoalan serius.