Ikutan
Ikutan adalah sesuatu yang menyertai atau mengikuti hal yang pokok; dalam bahasa lisan juga berarti ikut serta.
Ikutan terbentuk dari kata dasar *ikut* ditambah akhiran *-an*. Dalam bahasa baku, ia menyebut hal yang datang sebagai pengiring. Dalam obrolan sehari-hari, 'ikutan dong!' justru dipakai sebagai ajakan santai untuk bergabung.
- Hal yang menyertai. *Penyakit itu punya beberapa gejala ikutan.*
- Sesuatu yang bersifat tambahan, bukan pokok. *Pekerjaan ikutan juga perlu diurus.*
- Ikut serta (percakapan santai). *Aku ikutan, ya!*
Bentuk kata
| Bentuk | Kata | Arti |
|---|---|---|
| Kata dasar | ikut | menyertai, bergabung |
| Berimbuhan | mengikuti | datang setelah |
| Berimbuhan | diikuti | didatangi dari belakang |
| Nomina | ikutan | hal yang menyertai |
| Reduplikasi | ikut-ikutan | meniru tanpa berpikir |
| Berimbuhan | pengikut | orang yang mengikuti |
Ikutan dalam kalimat
- Selain biaya utama, ada biaya ikutan yang perlu dihitung.Bahasa tulis dan resmi.
- Kalian mau ke pantai? Aku ikutan, ya!Bahasa lisan dan akrab; terdengar santai.
- Jangan ikut-ikutan kalau kamu belum paham.Reduplikasi bermakna meniru tanpa pertimbangan.
Ikutan dan ikut-ikutan
- Ikutan berarti hal yang menyertai atau, dalam obrolan, ikut serta.
- Ikut-ikutan (reduplikasi) berarti meniru tindakan orang lain tanpa alasan sendiri.
- Perbedaannya halus: ikutan netral, ikut-ikutan biasanya bernada kritik.
- Dalam percakapan sehari-hari, akhiran *-an* sering dipakai untuk membentuk ajakan atau kata benda yang terasa akrab.
- Jangan keliru dengan ikatan, yang berarti simpul atau hubungan.
Apakah ikutan ada dalam bahasa baku?
Ya, dalam arti hal yang menyertai. Pemakaian untuk 'ikut serta' lebih bersifat lisan.
Apa bedanya ikutan dan ikut-ikutan?
Ikut-ikutan berarti meniru tanpa berpikir, sedangkan ikutan lebih netral.
Bagaimana bentuk sopan dari ikutan?
Bentuk yang lebih sopan adalah 'turut serta' atau 'ikut bergabung'.