Upaya, usaha, atau ikhtiar?
Upaya adalah usaha atau ikhtiar untuk mencapai suatu maksud, memecahkan persoalan, atau mencari jalan keluar.
Upaya berarti langkah yang dilakukan dengan sungguh-sungguh untuk mencapai tujuan. Kata ini terdengar lebih resmi daripada *usaha*, sehingga sering muncul dalam berita, pidato, dan dokumen pemerintah. Dalam percakapan, kata yang lebih dekat adalah usaha dan daya.
- Usaha mencapai maksud. *Upaya penyelamatan berlangsung semalam.*
- Cara atau akal. *Tak ada upaya lain.*
- Ikhtiar. *Berdoa setelah berupaya.*
Bentuk turunan upaya
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| upaya | usaha, ikhtiar | Upaya terakhir. |
| berupaya | berusaha | Ia berupaya hadir. |
| mengupayakan | mencarikan jalan | Pemerintah mengupayakan bantuan. |
| diupayakan | dicarikan caranya | Air bersih diupayakan. |
| upaya hukum | langkah hukum | Mengajukan upaya hukum. |
Contoh dalam kalimat
- Warga berupaya membersihkan sungai setiap Minggu.Berupaya + kata kerja.
- Pemerintah mengupayakan harga beras tetap stabil.Mengupayakan + hal yang dicapai.
- Setiap upaya patut dihargai.Upaya sebagai kata benda.
Asal usul dan perbedaan makna
Upaya berasal dari bahasa Sanskerta *upฤya* yang berarti cara atau jalan. Akar makna "cara" itu masih terasa: upaya bukan sekadar bekerja keras, tetapi juga memilih jalan. Bandingkan dengan *usaha* yang lebih umum dan bisa berarti perusahaan kecil.
Dalam kehidupan sehari-hari, orang jarang bilang "saya berupaya makan", tetapi cukup "saya berusaha". Ini bukti bahwa upaya cenderung dipakai untuk hal besar atau resmi, bukan perkara sepele. Dalam surat resmi, frasa "segala upaya" dipakai untuk menegaskan kesungguhan, misalnya "kami telah melakukan segala upaya".
Apa beda upaya dan usaha?
Upaya lebih formal dan menekankan langkah atau cara. Usaha lebih umum, bahkan bisa berarti bisnis.
Apakah mengupayakan sama dengan berupaya?
Berupaya tidak memerlukan objek, sedangkan mengupayakan diikuti hal yang hendak dicapai.