Teori: pendapat berdasar bukti, bukan sekadar tebakan
Teori adalah asas atau dugaan yang disusun secara sistematis dan diuji untuk menjelaskan suatu gejala; berlawanan dengan praktik.
Orang sering mengira teori hanyalah pendapat. Dalam ilmu, teori adalah penjelasan yang telah diuji berulang kali dan didukung banyak bukti, sehingga bobotnya jauh lebih berat daripada tebakan. Dalam sekolah, kata ini sering dipasangkan dengan praktik, dan dalam percakapan berdekatan dengan ilmu.
- Asas yang disusun secara sistematis. *Teori evolusi menjelaskan perubahan makhluk hidup.*
- Pendapat tentang cara kerja sesuatu. *Ia punya teori sendiri soal itu.*
- Pelajaran dasar sebelum praktik. *Ujian teori diadakan sebelum ujian praktik.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| teori | dasar | teori baru |
| teoretis | bersifat teori | pengetahuan teoretis |
| teoretikus | ahli teori | teoretikus ekonomi |
| berteori | mengemukakan teori | berteori tentang bintang |
| teori konspirasi | dugaan persekongkolan | teori konspirasi beredar |
Contoh dalam kalimat
- Guru fisika menerangkan teori gravitasi dengan percobaan.Teori dipakai bersama percobaan.
- Menurut teori itu, tanaman tumbuh lebih baik di tanah gembur.Menyatakan sumber pendapat.
- Jangan berteori terus, ayo dicoba langsung.Berteori kadang bernada mengejek halus.
Asal kata dan perbandingan
- Teori berasal dari bahasa Belanda *theorie*, lalu dari bahasa Yunani *theΕria* yang berarti pengamatan.
- Dalam ilmu, teori berada di atas hipotesis: hipotesis masih dugaan, teori sudah banyak teruji.
- Lawan kata teori dalam pelajaran adalah praktik.
- Kata sifatnya baku adalah *teoretis*, bukan *teoritis*.
Apa bedanya teori dan hipotesis?
Hipotesis adalah dugaan sementara yang belum diuji. Teori sudah melewati banyak pengujian.
Mengapa orang berkata hanya teori?
Dalam percakapan, kalimat itu berarti gagasan belum dibuktikan dalam kenyataan. Dalam sains, teori justru kuat.