Tawa, tertawa, dan ketawa: tiga kata, satu keceriaan
Tawa adalah suara atau ekspresi gembira yang keluar dari mulut ketika seseorang merasa lucu, senang, atau geli.
Tawa adalah bunyi yang menular. Satu orang tertawa, dan tak lama kemudian seisi ruangan ikut tersenyum. Dalam bahasa Indonesia, tawa adalah benda atau bunyinya, sedangkan tertawa adalah kegiatannya. Karena itu kita bilang "tawanya renyah" tetapi "dia tertawa keras". Para peneliti bahkan mencatat bahwa tawa muncul pada bayi sebelum ia bisa berbicara, sehingga tawa sering disebut bahasa pertama manusia. Di mana pun kamu berada, bunyi gembira ini dikenali dan dipahami tanpa penerjemah.
- Suara gembira. *Tawa anak-anak memenuhi halaman.*
- Ekspresi lucu atau geli. *Tawanya pecah saat mendengar leluconnya.*
- Dalam kiasan. *Tawa getir menutupi kesedihannya.*
Bentuk kata turunan
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| tawa | suara gembira | Tawanya renyah. |
| tertawa | mengeluarkan tawa | Ia tertawa lepas. |
| menertawakan | menjadikan bahan tawa | Jangan menertawakan teman. |
| ketawa | bentuk santai tertawa | Dia ketawa terus. |
| tertawa terbahak-bahak | tertawa sangat keras | Kami tertawa terbahak-bahak. |
Contoh dalam kalimat
- Tawa mereka terdengar sampai ke ujung jalan.Pemakaian netral dan deskriptif.
- Ia menahan tawa ketika melihat badut itu terpeleset."Menahan tawa" adalah kolokasi yang lazim.
- Guru ikut tertawa mendengar jawaban lucu muridnya."Tertawa" adalah kata kerja baku.
Tawa yang bermacam-macam
- Tawa renyah โ tawa yang segar dan menyenangkan.
- Tawa getir โ tawa yang menyembunyikan kesedihan atau kekecewaan.
- Tawa hambar โ tawa yang dipaksakan tanpa rasa senang.
- Tawa terpingkal-pingkal โ tawa begitu keras hingga sulit berhenti.
- Orang yang pandai membuat tawa sering dianggap memiliki humor yang baik.
Apa beda tawa dan tertawa?
Tawa adalah bunyi atau ekspresinya (kata benda), sedangkan tertawa adalah perbuatannya (kata kerja).
Mana yang baku, tertawa atau ketawa?
Tertawa adalah bentuk baku, sedangkan ketawa lazim dalam percakapan santai.
Apakah tawa selalu berarti senang?
Tidak. Tawa juga bisa muncul karena gugup, malu, atau getir, sehingga maknanya bergantung pada situasi dan nada suaranya.