Syarat atau sarat? Dua kata yang sering tertukar
Syarat adalah ketentuan yang harus dipenuhi agar sesuatu dapat dilakukan atau berlaku. Kata ini sering tertukar dengan sarat yang berarti penuh muatan.
Syarat adalah ketentuan yang harus dipenuhi sebelum sesuatu boleh dilakukan atau dianggap sah. Kata ini sering salah ditulis *sarat*, padahal kedua kata itu berbeda arti dan asal. Kamu menemukannya di pengumuman pendaftaran, perjanjian, dan aturan lomba. Ia juga berkaitan dengan janji yang diikat dengan ketentuan tertentu.
- Ketentuan yang harus dipenuhi. *Syarat mengikuti lomba adalah membawa kartu pelajar.*
- Hal yang mutlak diperlukan. *Kejujuran adalah syarat utama kepercayaan.*
- Perjanjian atau ikatan tertentu (bersyarat). *Ia dibebaskan secara bersyarat.*
Kata turunan
| Bentuk | Kelas kata | Arti |
|---|---|---|
| syarat | nomina | ketentuan yang harus dipenuhi |
| bersyarat | adjektiva | dengan ketentuan tertentu |
| persyaratan | nomina | hal-hal yang disyaratkan |
| mensyaratkan | verba | menetapkan sebagai syarat |
| tanpa syarat | frasa | tidak memerlukan ketentuan |
Syarat dalam kalimat
- Syarat pendaftaran sudah tertera di papan pengumuman.Ragam resmi, lazim pada pengumuman.
- Kelulusan itu bersyarat, yaitu nilai harus naik.Bersyarat menyatakan ada ketentuan tambahan.
- Pihak sekolah mensyaratkan seragam rapi.Kata kerja resmi; menetapkan sebagai syarat.
Syarat, bukan sarat
Kata syarat berasal dari bahasa Arab *syarth* 'ketentuan', maka dieja dengan *sy-*. Kata sarat berbeda: artinya penuh muatan, seperti pada *perahu sarat muatan*. Jadi syarat menyangkut ketentuan, sedangkan sarat menyangkut isi yang penuh. Ejaan tertukar sering muncul di spanduk dan formulir, padahal salah satu huruf saja sudah mengubah maknanya.
Apa bedanya syarat dan sarat?
Syarat berarti ketentuan yang harus dipenuhi. Sarat berarti penuh atau berat oleh muatan, misalnya perahu sarat muatan.
Apa arti persyaratan?
Persyaratan adalah kumpulan hal yang disyaratkan, misalnya dokumen dan nilai minimal yang diminta pada pendaftaran.