Dari mana wol berasal? Serat hangat dari bulu domba
Wol adalah serat halus dan hangat yang dipintal dari bulu domba atau hewan sejenis, dipakai untuk benang dan kain.
Di negara dingin, wol adalah bahan yang menyelamatkan banyak orang dari kedinginan. Serat wol menyimpan udara di antara helainya, sehingga terasa hangat sekaligus tetap bisa bernapas. Kata ini diserap dari bahasa Belanda *wol*.
- Serat dari bulu domba. *Penggembala mencukur wol pada musim semi.*
- Benang atau kain dari serat itu. *Nenek merajut topi dari wol merah.*
- Bahan pakaian hangat. *Mantel wol cocok untuk musim dingin.*
Bentuk dan istilah
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| wol | serat bulu domba | Wol lembut. |
| benang wol | benang dari wol | Benang wol tebal. |
| kain wol | kain dari wol | Kain wol hangat. |
| wol murni | wol tanpa campuran | Wol murni mahal. |
| wol domba | wol dari domba | Wol domba mentah. |
Contoh dalam kalimat
- Kakek mengenakan syal wol sebelum keluar rumah.Kalimat sehari-hari.
- Wol dicuci dengan air dingin supaya tidak menyusut.Saran perawatan.
- Domba merino terkenal karena wolnya yang halus.Bahasa pelajaran atau ensiklopedia.
Dari domba ke kain
- Sumber: domba dicukur sekali atau dua kali setahun, tanpa melukai hewannya.
- Pemintalan: serat dibersihkan dan dipilin menjadi benang.
- Hasil: benang itu dirajut atau ditenun menjadi kain untuk jaket, kaus kaki, dan selimut.
- Perawatan: wol biasanya dicuci perlahan dengan air dingin dan dikeringkan rata.
Apakah wol hanya dari domba?
Tidak. Alpaka, kambing angora, dan beberapa hewan lain juga menghasilkan serat yang sering disebut wol.
Mengapa wol tidak umum di Indonesia?
Karena iklim tropis hangat sehingga pakaian wol jarang dipakai, kecuali di dataran tinggi atau saat bepergian ke negara dingin.