Sudut: pojok ruangan, ukuran sudut, dan sudut pandang
Sudut adalah pertemuan dua garis atau bidang, juga pojok ruangan; dalam kiasan, sudut pandang berarti cara memandang suatu hal.
Di ruang kelas, di buku matematika, dan di diskusi, sudut muncul dengan arti berbeda. Sudut adalah tempat dua garis atau dinding bertemu, dan dari makna itu lahir kiasan tentang cara memandang masalah. Kata ini berlaku untuk geometri dan juga keseharian.
- Pojok ruangan atau jalan. *Kucing itu tidur di sudut kamar.*
- Pertemuan dua garis (geometri). *Sudut siku-siku besarnya 90 derajat.*
- Cara pandang (sudut pandang). *Dari sudut pandang saya, rencana itu aman.*
Bentuk kata dan turunannya
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| sudut | pojok; pertemuan garis | sudut ruangan |
| sudut siku-siku | sudut 90 derajat | sudut siku-siku |
| sudut pandang | cara memandang | sudut pandang berbeda |
| bersudut | memiliki sudut | bersudut tiga |
| menyudutkan | mendesak; memojokkan | menyudutkan lawan |
Sudut dalam kalimat
- Ada rak buku di sudut ruangan itu.Sudut ruangan: pojok.
- Hasilnya berbeda jika dilihat dari sudut lain.Sudut lain: perspektif lain.
- Pertanyaan itu menyudutkan narasumber.Menyudutkan: mendesak seseorang.
Sudut dan sudut pandang
Dalam geometri, sudut diukur dalam derajat. Sudut yang besarnya tepat 90 derajat disebut sudut siku-siku, dan namanya mengingatkan pada siku tangan yang ditekuk. Sudut kurang dari itu disebut lancip, lebih dari itu tumpul. Dalam kiasan, sudut pandang menggambarkan posisi penutur terhadap sesuatu: orang yang sama bisa berpendapat berbeda dari sudut berbeda. Frasa *menyudutkan* bermakna mendesak sehingga seseorang tidak punya pilihan, seperti terjepit di sisi ruangan.
Berapa derajat sudut siku-siku?
90 derajat.
Apa arti sudut pandang?
Cara memandang atau menilai suatu hal.
Apa arti menyudutkan?
Mendesak seseorang sampai tidak punya pilihan lain.