Salam: sapaan, doa, dan sebuah daun
Salam adalah ucapan penghormatan atau sapaan, dan juga nama daun harum yang dipakai sebagai bumbu masakan.
Setiap kali bertemu, kita mengawalinya dengan salam. Salam adalah ucapan atau isyarat penghormatan, sekaligus doa atau harapan baik bagi orang yang disapa. Kata yang sama juga menamai daun harum yang dimasukkan ke dalam masakan, sehingga satu ejaan mewakili dua benda yang sama sekali berbeda.
- Ucapan atau isyarat hormat. *Ia memberi salam kepada guru.*
- Pesan hormat dari jauh. *Sampaikan salamku kepada ibumu.*
- Daun bumbu. *Daun salam membuat gulai lebih harum.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| salam | sapaan hormat | Salam kami kepada hadirin. |
| bersalaman | saling berjabat tangan | Mereka bersalaman usai upacara. |
| menyalami | memberi salam | Ia menyalami tamu. |
| salam hormat | penutup surat resmi | Salam hormat, Rina. |
| daun salam | bumbu dapur | Daun salam dimasukkan ke sup. |
Contoh dalam kalimat
- Salam dari kami semua untuk keluarga di kampung.Salam sebagai pesan hormat.
- Usai upacara, semua peserta bersalaman dengan pembina.Bersalaman berarti saling berjabat tangan.
- Tambahkan dua lembar daun salam ke dalam rebusan.Salam yang berarti daun bumbu.
Salam dari bahasa Arab
Kata salam diserap dari bahasa Arab *salΔm* yang berarti damai atau selamat. Dari akar yang sama lahir kata *selamat* dan *Islam* dalam arti kedamaian. Dalam surat resmi, orang menutup dengan *salam hormat*, sedangkan dalam sambutan di acara umum kita mendengar *salam sejahtera*, yang bermakna harapan baik bagi semua orang. Daun salam adalah tumbuhan lain yang tidak berkaitan dengan sapaan itu, sehingga keduanya adalah kata sama bentuk. Kata yang dekat artinya adalah hormat dan sapa.
Apakah salam dan selamat berkerabat?
Ya. Keduanya berasal dari akar bahasa Arab yang sama, berkaitan dengan damai dan keselamatan.
Apakah daun salam berhubungan dengan sapaan?
Tidak. Itu dua kata yang bentuknya sama tetapi asalnya berlainan.