Pria atau laki-laki? Nuansa pemilihan kata
Pria adalah manusia dewasa berjenis kelamin laki-laki; kata ini terdengar lebih sopan dan formal daripada laki-laki.
Bahasa Indonesia punya beberapa kata untuk menyebut laki-laki dewasa, dan pria adalah yang paling resmi. Pria cocok dipakai pada formulir, pengumuman, dan berita, sementara laki-laki lebih hangat dan lisan. Pilihan kata ini menentukan nada kalimat.
- Laki-laki dewasa. *Seorang pria menunggu di pintu.*
- Jenis kelamin pada formulir. *Pria atau wanita?*
- Sebutan hormat. *Pria itu dikenal ramah.*
Bentuk kata dan pasangan
| Bentuk | Kelas kata | Arti |
|---|---|---|
| pria | nomina | laki-laki dewasa |
| para pria | frasa | banyak laki-laki |
| wanita | nomina | pasangan formal pria |
| perempuan | nomina | pasangan lazim laki-laki |
| pria idaman | frasa | laki-laki yang diidamkan |
Contoh dalam kalimat
- Toilet pria berada di sebelah kiri.Papan resmi hampir selalu memakai pria dan wanita.
- Pria itu menolong seorang anak kecil.Bahasa berita dan cerita.
- Mereka mencari pria berusia dua puluh tahun ke atas.Iklan lowongan atau pengumuman.
Pria, lelaki, dan laki-laki
- Pria โ resmi, dipakai di formulir dan berita.
- Lelaki โ bentuk baku yang lebih sastra.
- Laki-laki โ paling umum dalam percakapan.
- Menurut kamus, kata pria diperkirakan berasal dari bahasa Sanskerta priya, yang berarti tercinta, melalui bahasa Jawa. Pasangan yang sepadan secara resmi adalah wanita, meskipun banyak orang kini memilih perempuan. Istilah yang menyebut laki-laki yang menikah adalah suami.
- Dalam percakapan, kamu akan mendengar variasi daerah: orang Jawa memakai lanang, orang Sunda memakai lalaki, dan di Jakarta sering terdengar cowok sebagai ragam santai untuk pria muda.
Apa beda pria dan laki-laki?
Artinya sama; pria lebih formal, laki-laki lebih umum dan lisan.
Mengapa formulir memakai pria dan wanita?
Karena keduanya dianggap pasangan kata resmi dalam dokumen.