Apa arti potensi? Kemampuan yang belum tampak
Potensi adalah kemampuan, kekuatan, atau kemungkinan yang ada dalam diri seseorang atau sesuatu dan masih dapat dikembangkan.
Kata potensi menunjuk pada sesuatu yang sudah ada, tetapi belum sepenuhnya terlihat. Potensi ibarat benih: isinya lengkap, tetapi baru tumbuh jika dirawat. Kata ini sering muncul bersama bakat dan peluang dalam pembicaraan tentang pendidikan, ekonomi, dan pembangunan daerah.
- Kemampuan yang dapat dikembangkan. *Anak itu punya potensi besar di bidang musik.*
- Kekuatan atau sumber daya yang tersimpan. *Desa ini kaya potensi wisata alam.*
- Kemungkinan terjadinya sesuatu. *Ada potensi hujan lebat sore ini.*
Turunan dan bentuk terkait
| Bentuk | Kelas kata | Arti |
|---|---|---|
| potensi | nomina | kemampuan atau kemungkinan |
| berpotensi | verba | memiliki potensi |
| potensial | adjektiva | mempunyai potensi; berkemungkinan |
| potensialitas | nomina | sifat berpotensi |
| energi potensial | frasa (fisika) | energi karena kedudukan benda |
Contoh dalam kalimat
- Pelatih itu jeli melihat potensi pemain muda.Ragam umum; potensi sebagai nomina.
- Wilayah pesisir ini berpotensi menjadi pusat perikanan.Berpotensi + verba atau frasa menunjukkan kemungkinan.
- Pasar daring adalah pasar yang sangat potensial.Potensial dipakai sebagai kata sifat, bukan kata benda.
Potensi atau potensial?
- Potensi adalah nomina: *potensi daerah*, *potensi diri*.
- Potensial adalah adjektiva: *pembeli potensial*, *bahaya potensial*.
- Kalimat *Daerah ini punya potensial besar* keliru; yang benar *punya potensi besar*.
- Keduanya diserap dari bahasa Belanda (*potentie*, *potentieel*) yang berakar pada bahasa Latin *potentia*, 'kekuatan'.
Apa sinonim potensi?
Dalam konteks tertentu dapat dipakai kemampuan, daya, atau kesanggupan.
Apakah potensi selalu bermakna positif?
Tidak. Frasa seperti potensi bencana atau potensi konflik menunjukkan kemungkinan buruk.
Bagaimana memakai berpotensi dalam kalimat?
Berpotensi bisa diikuti nomina atau verba, misalnya berpotensi besar atau berpotensi menimbulkan banjir. Kedua pola itu sama-sama baku.