Pagar: dari batas halaman sampai ungkapan peribahasa
Pagar adalah batas atau penghalang di sekeliling tanah, kebun, atau bangunan yang dibuat dari kayu, bambu, besi, atau tanaman.
Di hampir setiap rumah ada pagar. Pagar membatasi sekaligus melindungi: ia menandai wilayah dan menahan hal yang tak diundang. Bentuknya bisa besi atau bambu di halaman, tanaman hidup di kebun, atau papan kayu di sekeliling sawah.
- Penghalang di sekeliling tanah. *Pagar rumah dicat putih.*
- Pelindung atau pembatas (kias). *Aturan adalah pagar yang menjaga kita agar tidak tersesat.*
- Pengiring pengantin (pagar ayu). *Pagar ayu berbaris di pelaminan.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| pagar | dasar | pagar besi |
| memagari | membuat pagar | memagari kebun |
| terpagar | telah berpagar | halaman terpagar rapat |
| pagar hidup | tanaman sebagai pagar | pagar hidup dari bunga |
| pagar betis | barisan orang menghadang | pagar betis polisi |
| pagar ayu | pengiring pengantin | pagar ayu berkebaya |
Contoh dalam kalimat
- Ayah memagari kebun dengan bambu agar kambing tidak masuk.Memagari memerlukan objek yang dipagari.
- Pagar sekolah dibuka setiap pukul tujuh.Pagar sering menjadi tanda batas jam masuk.
- Para pagar ayu mengenakan kebaya serupa.Pagar ayu adalah istilah dalam adat Jawa dan Indonesia.
Peribahasa dan ungkapan pagar
- Peribahasa *pagar makan tanaman* berarti orang yang dipercaya melindungi justru merusak atau merugikan.
- Pagar betis berarti barisan orang yang berdiri rapat membentuk dinding hidup.
- Pagar ayu dikenal dalam pesta pernikahan adat: gadis-gadis berkebaya mengapit pengantin.
- Dalam sejarah, pagar kayu atau bambu mengelilingi benteng dan desa.
- Pagar juga muncul dalam nama kota Pagar Alam di Sumatra Selatan.
Apa arti pagar makan tanaman?
Peribahasa ini menggambarkan orang yang seharusnya menjaga justru merugikan yang dijaganya.
Apa beda pagar dan tembok?
Pagar biasanya berongga atau ringan, seperti besi atau bambu, sedangkan tembok padat dari batu atau beton.