Luas: dari lebar ladang sampai wawasan
Luas adalah ukuran bidang atau lebarnya sesuatu; juga berarti lapang atau tidak sempit, termasuk dalam pengetahuan.
Kata luas bekerja ganda: sebagai ukuran, ia memberi tahu seberapa besar suatu bidang; sebagai sifat, ia menggambarkan ruang yang lapang. Dalam bahasa Indonesia, orang yang berwawasan luas adalah orang yang pengetahuannya banyak dan beragam. Kata ini hadir dalam matematika, geografi, dan percakapan harian.
- Lapang, tidak sempit. *Halaman sekolah kami sangat luas.*
- Ukuran bidang (nomina). *Luas persegi dihitung dari sisi kali sisi.*
- Mencakup banyak hal. *Pengetahuannya luas.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Makna | Contoh |
|---|---|---|
| luas | lapang atau ukuran bidang | Ruang itu luas. |
| meluas | menyebar ke daerah lebih besar | Banjir meluas. |
| perluasan | tindakan memperbesar | Perluasan jalan. |
| keluasan | hal luas | Keluasan ilmunya mengagumkan. |
| berwawasan luas | berpengetahuan banyak | Dia berwawasan luas. |
Contoh dalam kalimat
- Luas kebun itu hampir dua hektare.Luas sebagai ukuran.
- Berita kebakaran meluas dengan cepat di media sosial.Meluas menyiratkan penyebaran.
- Kakek berwawasan luas karena gemar membaca.Frasa berwawasan luas lazim di tulisan formal.
Luas dan lebar
Dua kata ini sering tertukar. Lebar mengukur jarak dari sisi ke sisi pada satu arah, sedangkan luas mengukur seluruh bidang. Karena itu, kita berkata luas lapangan tetapi lebar jalan. Kata luas pun sering berpasangan dengan wilayah dan wawasan, seperti dalam ungkapan “luas wilayah” dan “wawasan luas”. Dalam matematika, satuan luas ditulis dengan pangkat dua, misalnya meter persegi.
Apa beda luas dan lebar?
Lebar mengukur satu sisi ke sisi lain, sedangkan luas mengukur keseluruhan bidang.
Apa arti berpandangan luas?
Mampu memahami banyak sudut pandang dan tidak mudah berprasangka.