Saat: satu kata untuk detik, momen, dan jam
Saat adalah waktu yang singkat atau titik waktu tertentu, misalnya saat ini. Kata ini berasal dari bahasa Arab dan bersinonim dengan ketika dan waktu.
Saat menunjuk pada momen tertentu, lama ataupun singkat. Kata ini meminjam bahasa Arab sฤโah, yang awalnya berarti jam, lalu dalam bahasa Melayu bergeser menjadi titik waktu. Kamu akan sering membacanya di berita dan cerita.
- Waktu tertentu. *Pada saat itu hujan turun.*
- Waktu yang singkat. *Tunggu sesaat saja.*
- Ketika (kata hubung). *Saat aku tiba, pintu sudah terkunci.*
- Saat penting. *Ini saat yang paling kutunggu.*
Bentuk kata
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| saat ini | sekarang | Saat ini ia di rumah. |
| sesaat | sebentar | Berhenti sesaat. |
| saat-saat | beberapa momen | Saat-saat terakhir. |
| pada saat | ketika | Pada saat rapat. |
| di saat | pada waktu | Di saat sulit. |
| saatnya | waktunya | Saatnya makan. |
Contoh dalam kalimat
- Saat kami tiba, pertunjukan sudah dimulai.Saat di awal kalimat berfungsi seperti ketika dan terkesan netral.
- Tunggu sesaat, aku ambil kuncinya.Sesaat berarti sebentar; sering dalam ucapan sopan.
- Inilah saat yang kami nantikan.Saat sebagai nomina; cocok untuk pidato atau cerita.
Menulis di saat, bukan disaat
Kesalahan umum ialah menulis *disaat* serangkai. Karena saat adalah kata benda yang menunjuk waktu, *di* di depannya adalah kata depan dan harus dipisah: *di saat itu*. Hal serupa berlaku untuk *di waktu*. Dalam bahasa baku, saat dan waktu sering bisa saling menggantikan, tetapi saat lebih menekankan titik waktu, sementara waktu lebih luas. Untuk satuan yang lebih kecil, lihat detik.
Bolehkah menulis disaat?
Tidak. Dalam bahasa baku ditulis di saat, dipisah.
Apa beda saat dan ketika?
Maknanya sama untuk keterangan waktu. Ketika sedikit lebih baku, saat lebih ringkas dan umum.
Apakah saat dipakai di Malaysia?
Ya, tetapi pemakaiannya agak lebih jarang dibanding Indonesia. Di sana ketika atau semasa sering dipilih.