Liur dan ludah: cairan di dalam mulut
Liur adalah cairan bening yang dihasilkan kelenjar di dalam mulut untuk melembapkan makanan dan membantu mencernanya.
Saat mencium bau masakan yang lezat, mulut kita langsung basah oleh liur. Kata liur sering muncul dalam ungkapan, misalnya terliur, yang bermakna sangat menginginkan sesuatu. Cairan ini juga dikenal sebagai air liur, dan fungsinya jauh lebih penting daripada yang kita sadari.
- Cairan di dalam mulut. *Air liur membantu mencerna makanan.*
- Ungkapan keinginan. *Dia terliur melihat kue cokelat itu.*
- Tetes air liur. *Bayi itu meneteskan liur.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Makna | Contoh |
|---|---|---|
| liur | cairan di mulut | Liur membasahi mulut. |
| air liur | bentuk lengkap yang umum | Air liurnya menetes. |
| terliur | sangat ingin | Aku terliur. |
| berliur | mengeluarkan liur | Bayi itu berliur. |
| ngiler | (percakapan) menginginkan | Aku ngiler. |
Contoh dalam kalimat
- Anak itu meneteskan air liur saat tidur.Pemakaian harfiah.
- Banyak orang terliur melihat pameran kue lezat.Terliur berarti sangat ingin memiliki atau menikmati.
- Kelenjar liur bekerja ketika kita mengunyah.Bahasa sains yang netral.
Liur, ludah, dan ngiler
Dalam bahasa baku, liur dan *ludah* sama-sama berarti cairan di mulut, tetapi ludah cenderung dipakai untuk cairan yang dibuang keluar, seperti dalam “jangan membuang ludah sembarangan”. Kata *ngiler* adalah bentuk percakapan yang bersifat akrab dan humoris. Soal mulut, cairan ini dihasilkan kelenjar liur dan membantu lidah merasakan makanan. Tanpa liur, rasa makanan sulit terasa dan menelan pun terasa kering.
Apa arti terliur?
Sangat ingin memiliki atau menikmati sesuatu, biasanya karena tampak menarik.
Apakah air liur dan liur sama?
Ya. Air liur adalah bentuk lengkapnya, sedangkan liur lebih ringkas.