Naga adalah makhluk dongeng dari ular dan kekuatan
Naga adalah makhluk dongeng berbentuk ular besar, kadang bersayap dan menyemburkan api, dalam banyak budaya.
Naga hidup di dongeng hampir setiap kebudayaan, tetapi wujudnya berbeda-beda. Di Tiongkok naga membawa hujan dan keberuntungan, di Eropa ia sering menjaga harta, dan di Nusantara ia ular raksasa penguasa air. Karena itu kata naga harus dibaca sesuai konteks ceritanya.
- Makhluk dongeng berbentuk ular besar. *Naga itu melingkari gunung.*
- Barongsai naga (liong) saat perayaan. *Anak-anak mengikuti tarian naga.*
- Dalam ungkapan, tanda kemungkinan. *Naga-naganya hujan akan turun.*
Kata terkait
| Bentuk | Kelas kata | Arti |
|---|---|---|
| naga | nomina | makhluk dongeng ular besar |
| naga-naganya | adverbia | tampaknya, agaknya |
| ular naga | frasa | permainan anak-anak |
| tarian naga | frasa | atraksi perayaan |
| naga api | frasa | tokoh cerita fantasi |
Contoh dalam kalimat
- Dalam dongeng itu, naga menjaga sebuah gua.Penggunaan paling umum, dalam cerita anak.
- Naga-naganya ia tidak akan datang.Naga-naganya berarti tampaknya; ragam santai atau agak lama.
- Anak-anak bermain ular naga di halaman.Ular naga adalah permainan tradisional berbaris panjang.
Naga dan ular
Menurut Wiktionary, kata ini berasal dari bahasa Sanskerta nฤga, yang mulanya berarti ular, terutama kobra. Di Nusantara, relief Borobudur dan cerita rakyat memperlihatkan naga sebagai dewa ular air. Ungkapan naga-naganya juga berasal dari kata yang sama, tetapi maknanya sudah bergeser menjadi tampaknya. Untuk hewan sebenarnya, pakailah ular. Di Indonesia, naga juga hadir dalam seni ukir, hiasan atap kelenteng, dan cerita rakyat. Perayaan naga di kelenteng dan pecinan selalu menarik banyak penonton, terutama anak-anak.
Apa bedanya naga dan ular?
Ular adalah hewan nyata, sedangkan naga makhluk dongeng yang biasanya jauh lebih besar dan berkekuatan gaib.
Mengapa naga disebut dalam perayaan Imlek?
Dalam kebudayaan Tionghoa, naga melambangkan keberuntungan, sehingga tarian naga ditampilkan.