Klaim: pernyataan hak dan tuntutan ganti rugi
Klaim adalah pernyataan bahwa seseorang berhak atas sesuatu atau tuntutan pengakuan atas hak itu. Kata ini juga dipakai untuk permintaan ganti rugi, seperti klaim asuransi.
Setiap hari kita membaca kata klaim di berita, di iklan, bahkan di aplikasi belanja. Klaim hanyalah pernyataan: ia menjadi kenyataan setelah ada bukti yang menguatkannya. Maknanya dekat dengan hak, karena orang mengajukan klaim untuk menuntut apa yang ia anggap sebagai haknya.
- Pernyataan bahwa sesuatu adalah haknya. *Ia mengajukan klaim atas tanah itu.*
- Tuntutan ganti rugi. *Klaim asuransi dibayarkan dalam dua minggu.*
- Pengakuan sepihak tentang suatu hal. *Klaim bahwa produk itu terbaik belum terbukti.*
Bentuk kata
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| klaim | pernyataan hak (kata dasar) | Klaim ditolak. |
| mengklaim | menyatakan sebagai hak | Ia mengklaim hadiah itu. |
| diklaim | dinyatakan sebagai milik | Pulau itu diklaim dua negara. |
| klaimnya | pernyataannya | Klaimnya tidak berdasar. |
| klaim asuransi | tuntutan pembayaran | Klaim asuransi mobil. |
Klaim dalam kalimat
- Pemilik warung mengajukan klaim kepada perusahaan asuransi.Klaim dipakai dalam urusan keuangan dan hukum.
- Klaim itu diperiksa oleh tim verifikasi.Pasif yang lazim dalam ragam resmi.
- Penjual mengklaim barangnya asli.Mengklaim sering menyiratkan bahwa pernyataan belum tentu benar.
Mengklaim, bukan mengeklaim
Kata serapan yang berawal dengan gugus konsonan, seperti kl-, umumnya tidak meluluhkan huruf pertama. Karena itu bentuk yang lazim adalah mengklaim, bukan *menglaim*. Dalam urusan hukum, klaim berbeda dari fakta yang terbukti. Wartawan dan editor sering menulis dengan kata diklaim untuk menjaga jarak dari kebenaran pernyataan seseorang.
Apa beda klaim dan tuntutan?
Klaim adalah pernyataan hak, sedangkan tuntutan adalah permintaan agar hak itu dipenuhi. Keduanya sering berjalan beriringan.
Apakah klaim pasti benar?
Tidak. Klaim hanyalah pernyataan sampai ada bukti yang menguatkan atau menolaknya.