Kasus: perkara, contoh kejadian, dan kasus gramatikal
Kasus berarti keadaan atau perkara yang terjadi, baik dalam hukum, kesehatan, maupun kejadian sehari-hari. Dalam tata bahasa, kasus adalah bentuk kata yang menandai fungsinya dalam kalimat.
Kasus adalah kata serbaguna untuk menyebut satu kejadian khusus. Hakim, dokter, dan guru bahasa memakainya dengan arti berbeda-beda, tetapi inti maknanya tetap sama: satu contoh nyata. Dalam dunia hukum, kasus dekat dengan perkara.
- Perkara hukum. *Kasus pencurian itu sedang disidangkan.*
- Satu kejadian khusus. *Dokter menangani kasus demam berdarah.*
- Kasus gramatikal. *Bahasa Jerman memiliki empat kasus.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Kelas kata | Arti | Contoh |
|---|---|---|---|
| kasus | nomina | perkara; kejadian | kasus hukum |
| kasus ringan | frasa | kejadian kecil | kasus ringan saja |
| kasuistik | adjektiva | bersifat kasus per kasus | penanganan kasuistik |
| kasus per kasus | frasa | satu demi satu | dinilai kasus per kasus |
| kasus baru | frasa | kejadian baru | kasus baru dilaporkan |
| dalam kasus ini | frasa | dalam hal ini | dalam kasus ini benar |
Contoh dalam kalimat
- Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.Bahasa berita yang sangat umum.
- Dalam kasus ini, kita perlu bersabar.Pembuka kalimat yang berarti dalam hal ini.
- Bahasa Latin memiliki kasus nominatif dan akusatif.Konteks linguistik: kasus menandai peran kata.
Asal kata dan tata bahasa
- Kasus diserap dari bahasa Belanda *casus*, yang berasal dari bahasa Latin *casus* (kejadian atau jatuhan).
- Bahasa Indonesia tidak memiliki kasus gramatikal seperti Latin atau Jerman; peran kata ditandai urutan dan kata depan.
- Kasus hukum diselesaikan menurut hukum yang berlaku di sebuah negara.
- Dalam kedokteran, satu *kasus* dapat berarti satu pasien dengan penyakit tertentu.
Apa bedanya kasus dan perkara?
Perkara lebih formal dan hukum, sedangkan kasus lebih luas dan juga dipakai untuk kejadian umum.
Mengapa Bahasa Indonesia tidak punya kasus?
Karena bentuk kata tidak berubah; hubungan antar kata ditunjukkan oleh posisi dan kata depan.