Mengajak atau mengundang? Memahami kata ajak
Ajak adalah kata dasar yang berarti meminta atau mengimbau seseorang untuk ikut melakukan sesuatu bersama.
Kata ajak sering kamu ucapkan tanpa sadar. Dalam bahasa Indonesia, mengajak berarti meminta orang ikut bersama kita, sedangkan mengundang berarti memanggil orang secara resmi untuk datang. Perbedaan kecil itu membantu kamu memilih kata dengan tepat.
- Meminta orang untuk ikut melakukan sesuatu. *Dia mengajak adiknya bermain bola.*
- Mengimbau atau menyeru. *Ketua kelas mengajak teman-teman bersih-bersih.*
- Membawa serta (mengajak serta). *Ayah mengajak anak-anaknya ke pasar.*
Bentuk turunan
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| ajak | meminta ikut | Ajak dia. |
| mengajak | meminta ikut | Dia mengajak teman. |
| diajak | menerima ajakan | Aku diajak. |
| ajakan | imbauan | Ajakan baik. |
| ajak serta | membawa ikut | Ajak serta adik. |
Contoh dalam kalimat
- Maukah kamu mengajak sepupumu ke acara itu?Pertanyaan sopan dalam percakapan.
- Ajakan itu kami terima dengan senang hati.Bentuk benda, cocok untuk surat.
- Ayo ajak teman-teman bermain di taman!Bentuk perintah akrab.
Mengajak dan mengundang
- Mengajak: santai, biasanya antara teman, keluarga, atau orang dekat.
- Mengundang: resmi dan sering disertai surat atau pesan khusus untuk tamu.
- Konteks: kamu mengajak teman bermain, tetapi mengundang tamu ke pesta pernikahan.
- Awalan: ajak mendapat awalan meng- karena diawali huruf vokal a.
Apa beda mengajak dan mengundang?
Mengajak lebih santai dan melibatkan diri sendiri, sedangkan mengundang lebih resmi dan biasanya untuk acara tertentu.
Apakah ajak berarti memaksa?
Tidak. Ajakan hanyalah permintaan, dan orang yang diajak bebas menerima atau menolak.
Bagaimana mengajak orang dengan sopan?
Gunakan kalimat bertanya dan kata tolong, misalnya: maukah kamu ikut bersamaku? Hindari nada memerintah agar ajakan terdengar ramah.