Takhta, bukan tahta: kursi kekuasaan raja

Takhta adalah tempat duduk raja atau ratu pada upacara resmi, dan juga berarti kedudukan sebagai penguasa. Ejaan bakunya takhta, bukan tahta.

Takhta adalah kursi kebesaran raja atau ratu, dan juga kedudukan sebagai penguasa. Orang yang naik takhta menerima kekuasaan, sedangkan orang yang turun takhta melepaskannya. Kata ini sering muncul dalam sejarah kerajaan, berita, dan cerita. Takhta biasanya berada di dalam istana, tempat upacara kenegaraan dilangsungkan.

Kata turunan dan ungkapan

BentukKelas kataArti
takhtanominakursi atau kedudukan penguasa
bertakhtaverbaduduk di takhta
menakhtakanverbamenobatkan di takhta
naik takhtafrasamulai berkuasa
turun takhtafrasamelepaskan kekuasaan

Takhta dalam kalimat

Mengapa ejaannya takhta?

Bentuk baku menurut KBBI adalah takhta, bukan *tahta*. Kata ini berasal dari bahasa Persia *takht* yang masuk lewat bahasa Arab, dan huruf *kh* mempertahankan bunyi aslinya. Bentuk *tahta* memang banyak terlihat di media sosial, tetapi hanya takhta yang sesuai KBBI. Dari kata yang sama lahir istilah *Takhta Suci* untuk pusat kepemimpinan Gereja Katolik.

Apakah takhta atau tahta yang benar?

Yang baku adalah takhta. Bentuk tahta sering muncul dalam tulisan sehari-hari, tetapi tidak sesuai KBBI.

Apa arti bertakhta?

Bertakhta berarti duduk di takhta atau memegang kekuasaan, misalnya seorang raja yang bertakhta puluhan tahun.

Sumber

WhatsAppXTelegramFacebook

Kata 6 huruf lainnya