Hukuman: akibat dari pelanggaran aturan
Hukuman adalah siksa atau sanksi yang dijatuhkan kepada orang yang melanggar aturan, hukum, atau perjanjian.
Anak yang terlambat mungkin menerima hukuman ringan, dan terdakwa yang bersalah menerima hukuman dari pengadilan. Hukuman adalah akibat yang dijatuhkan karena aturan dilanggar, sedangkan hukum adalah aturannya sendiri. Kata ini diturunkan dari hukum dan dekat maknanya dengan denda. Kata ini dipakai di rumah, di sekolah, maupun di pengadilan, dan nuansanya bergantung pada siapa yang menjatuhkannya.
- Sanksi atas pelanggaran. *Hukuman bagi pencuri itu cukup berat.*
- Siksaan atau akibat buruk. *Kemacetan itu terasa seperti hukuman.*
- Putusan hakim. *Hakim membacakan hukuman.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Kelas kata | Arti |
|---|---|---|
| hukum | kata dasar | aturan atau sanksi |
| menghukum | verba aktif | menjatuhkan sanksi |
| dihukum | verba pasif | dikenai sanksi |
| terhukum | nomina | orang yang dihukum |
| penghukuman | nomina | proses menghukum |
| hukuman | nomina | sanksi yang dijatuhkan |
Contoh dalam kalimat
- Guru memberi hukuman membersihkan kelas.Hukuman ringan di sekolah.
- Pengadilan menjatuhkan hukuman penjara dua tahun.Ragam hukum, lazim dalam berita.
- Ia merasa dihukum oleh keadaan.Pasif kiasan.
Asal kata dan perbedaan makna
- Hukuman berasal dari kata hukum, yang diserap dari bahasa Arab *แธฅukm*, artinya keputusan atau ketetapan.
- Hukum adalah aturan; hukuman adalah akibat yang diterima saat aturan dilanggar.
- Orang yang diberi hukuman disebut terhukum.
- Peribahasa *siapa menabur angin akan menuai badai* sering dipakai ketika seseorang menanggung akibat perbuatannya sendiri.
Apa bedanya hukum dan hukuman?
Hukum adalah aturan; hukuman adalah sanksi yang dijatuhkan karena melanggarnya.
Apakah hukuman selalu berat?
Tidak. Hukuman bisa berupa teguran atau tugas tambahan.
Bagaimana menulis kata kerjanya?
Menghukum, dengan awalan meng- dan kata dasar hukum. Bentuk pasifnya, dihukum, ditulis serangkai.